IHSG Diprediksi Naik, Bergerak di Kisaran 8.070-8.170

Pada perdagangan Selasa, 30 September, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan menunjukkan pergerakan yang dinamis setelah berhasil menutup sesi sebelumnya dengan penguatan. IHSG tercatat menguat 0,30 persen, mencapai level 8.123,25 pada penutupan perdagangan Senin, 29 September.

Advertisements

Menurut analisis teknikal dari Phintraco Sekuritas, pergerakan IHSG menunjukkan beberapa sinyal beragam. Indikator Stochastic RSI terpantau mengarah ke level pivot, sementara histogram positif MACD menunjukkan tren penurunan. Meskipun tekanan jual masih cukup dominan, IHSG tetap mampu bertahan di atas rata-rata pergerakan 5 hari (MA5). Dengan mempertimbangkan faktor-faktor ini, Phintraco Sekuritas memperkirakan IHSG akan bergerak mixed di rentang 8.070 hingga 8.170 sepanjang perdagangan Selasa ini.

Dari sisi fundamental, pasar saham mendapatkan dorongan dari kinerja impresif sektor basic materials yang tampil sebagai penguat utama. Di sisi lain, sektor teknologi justru mengalami pelemahan terdalam. Sentimen positif yang menopang pasar datang dari optimisme investor terhadap potensi penurunan suku bunga oleh The Fed pada tahun ini, sejalan dengan data inflasi AS yang telah sesuai ekspektasi.

Ekspektasi ini turut memicu lonjakan harga emas hingga menembus rekor baru, secara otomatis mengangkat nilai saham-saham yang terkait dengan komoditas tersebut. Tidak hanya itu, penguatan nilai tukar rupiah pada Senin (29/9) juga memberikan kontribusi positif bagi pasar domestik. Penguatan rupiah ini diakibatkan oleh pelemahan indeks dolar AS, yang juga dipengaruhi oleh proyeksi penurunan suku bunga The Fed serta potensi government shutdown di Amerika Serikat.

Advertisements

Perhatian investor global pada 30 September juga tertuju pada serangkaian rilis data ekonomi penting yang berpotensi mempengaruhi sentimen pasar. Dari Tiongkok, indeks Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur NBS diperkirakan akan sedikit meningkat menjadi 49,6 dari sebelumnya 49,4 pada Agustus 2025. Sementara itu, dari Jerman, data penjualan ritel bulan Agustus diprediksi tumbuh 0,6 persen secara bulanan (MoM), membalikkan penurunan 1,5 persen MoM di periode sebelumnya.

Selain itu, inflasi awal Jerman untuk September 2025 juga menjadi sorotan, dengan proyeksi kenaikan menjadi 2,3 persen secara tahunan (YoY) dari 2,2 persen YoY di bulan sebelumnya. Dari Amerika Serikat, pasar menanti rilis data JOLTs Job Openings Agustus yang diproyeksikan mencapai 7,1 juta, sedikit menurun dari angka 7,181 juta pada Juli.

Dalam menghadapi kondisi pasar yang dinamis, Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham pilihan untuk dicermati pada perdagangan 30 September, antara lain PANI, ESSA, HRUM, ADMR, dan ADRO.

Sementara itu, analis dari MNC Sekuritas juga mencermati penguatan IHSG sebesar 0,30 persen menuju 8.123, yang disertai dengan volume penjualan tertentu. Dalam skenario terbaik atau best case, MNC Sekuritas melihat potensi bagi IHSG untuk melanjutkan penguatan dan membentuk bagian dari gelombang [iii], dengan target rentang 8.200-8.246. Namun, mereka juga mengingatkan bahwa IHSG masih berpotensi untuk terkoreksi, setidaknya untuk menguji level dukungan 7.894-7.959 terlebih dahulu.

Untuk perdagangan Selasa, 30 September, MNC Sekuritas menyarankan investor untuk memperhatikan saham-saham seperti BREN, ITMG, PGEO, dan WIFI.

Sebagai catatan penting, keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab dan pertimbangan pribadi pembaca. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan atau rekomendasi untuk membeli, menahan, atau menjual produk investasi tertentu.

Ringkasan

IHSG diproyeksikan bergerak mixed di rentang 8.070-8.170 pada perdagangan 30 September, setelah ditutup menguat 0,30 persen menjadi 8.123,25. Sentimen positif berasal dari sektor basic materials dan ekspektasi penurunan suku bunga The Fed, yang juga mendorong penguatan Rupiah dan harga emas. Investor juga menantikan rilis data ekonomi dari Tiongkok, Jerman, dan Amerika Serikat.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham PANI, ESSA, HRUM, ADMR, dan ADRO, sementara MNC Sekuritas menyarankan BREN, ITMG, PGEO, dan WIFI. MNC Sekuritas melihat potensi IHSG menguat ke 8.200-8.246, tetapi juga memperingatkan potensi koreksi ke level 7.894-7.959. Keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab masing-masing investor.

Advertisements