IHSG ditutup melemah hari ini (31/3), saham MEDC, BUMI, EMTK berguguran
IHSG melemah 0,61% ke 7.048,22 pada 31 Maret 2026, dengan saham MEDC, BUMI, dan EMTK turun signifikan. Sektor energi menguat, sementara keuangan melemah.
IHSG melemah 0,61% ke 7.048,22 pada 31 Maret 2026, dengan saham MEDC, BUMI, dan EMTK turun signifikan. Sektor energi menguat, sementara keuangan melemah.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,01% ke 483,09 pada 31 Maret 2026, dipicu penurunan saham MEDC, BUMI, dan JPFA, sementara IHSG turun 0,61% ke 7.048,22.
Australia menyelidiki YouTube, TikTok, dan induk Instagram, Meta karena diduga gagal mematuhi aturan melarang anak bermain medsos.
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG dibuka menghijau pada perdagangan hari ini, Selasa (31/3), berlawanan arah dengan mayoritas bursa saham kawasan Asia Pasifik justru anjlok.
Pemerintah akan mengumumkan Kebijakan WFH ASN besok malam, disampaikan Menko Airlangga Hartarto secara hybrid dari Seoul bersamaan dengan langkah atasi dampak perang.
Nilai tukar rupiah diperkirakan masih tertekan terhadap dolar AS hari ini, dipicu sentimen negatif pasar global dan kenaikan harga minyak akibat eskalasi konflik Timur Tengah.
Harga emas Antam turun per 31 Maret 2026, 1 gram dijual Rp2,82 juta. Penurunan harga bervariasi, buyback juga turun Rp11.000 menjadi Rp2,47 juta.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,47% dipimpin saham INDF dan TLKM. Saham ASII dan JPFA melemah. The Fed wait and see dampak harga minyak, pemerintah siapkan kebijakan.
IHSG dibuka naik 0,80% ke 7.148 pada 31 Maret 2026, didorong oleh saham BBCA, BREN, dan TLKM. Saham sektor energi menguat, sementara sektor keuangan melemah.
IHSG diprediksi menguat terbatas di tengah tekanan global. BNI Sekuritas merekomendasikan saham INCO, ENRG, BIPI, RATU, RAJA, dan BULL.