
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat strategis kepada 1.095 perwira siswa TNI dan Polri yang tengah menempuh pendidikan kepemimpinan. Kegiatan pengarahan ini berlangsung dengan khidmat di Kompleks Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), Kota Bandung, Jawa Barat, pada Senin (25/5).
Para perwira siswa tersebut merupakan peserta didik dari berbagai institusi pendidikan militer dan kepolisian tertinggi di Indonesia, mulai dari Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI, Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri, hingga jajaran sekolah staf dan komando dari tiga matra, yakni Seskoad, Seskoal, dan Seskoau. Turut hadir pula perwira dari Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri dalam forum penting tersebut.
Kedatangan Presiden Prabowo di lokasi acara disambut dengan penuh semangat oleh para peserta melalui iringan lagu Maju Tak Gentar yang menggema di seluruh area. Suasana khidmat mulai menyelimuti ruangan saat seluruh hadirin menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebagai pembuka rangkaian acara resmi.
Rangkaian upacara pembukaan berlanjut dengan pelantunan Mars TNI, mars masing-masing matra, serta Mars Polri yang disuarakan secara serempak oleh seluruh perwira yang hadir. Dalam kesempatan tersebut, Komandan Seskoad, Mayjen TNI Agustinus Purboyo, memberikan laporan resmi mengenai jumlah peserta yang mengikuti kegiatan taklimat ini.
Baca juga:
- Anak Prabowo Didit Hediprasetyo Ambil Peran di Program Danantara Indonesia Trust
- Siapkan Dana Rp 60 Triliun untuk Bencana Sumatra, Purbaya: Tak Dipakai Semua
- PT INTI Akan Ditutup, Danantara Pastikan Tak Ada PHK
Pengarahan langsung dari kepala negara ini diikuti oleh perwira lintas matra yang telah bersiap menerima pembekalan. “Bapak Presiden yang sangat kami banggakan, di hadapan Bapak saat ini telah hadir 1.095 orang perwira siswa,” ungkap Mayjen Agustinus dalam keterangannya yang dirilis melalui Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.
Sebelum menyampaikan taklimatnya di panggung utama, Presiden Prabowo menunjukkan sisi humanis dengan menyalami sejumlah perwira yang hadir. Interaksi tersebut menciptakan suasana hangat dan mempererat kedekatan antara Presiden dengan para prajurit. Seluruh peserta kemudian mengikuti sesi arahan dengan penuh perhatian dan kedisiplinan tinggi.
Komandan Seskoad menegaskan bahwa kehadiran kepala negara dalam forum ini merupakan momen yang sangat bersejarah. Ia mencatat bahwa ini adalah pertama kalinya seorang presiden aktif hadir secara langsung untuk memberikan kuliah serta pengarahan strategis kepada para perwira siswa di lingkungan Sesko.
“Hari ini terasa sangat istimewa bagi kami, karena baru pertama kali seorang presiden aktif hadir langsung dan memberikan pelajaran kepada seluruh siswa Sesko,” ujar Mayjen Agustinus menekankan pentingnya acara tersebut.
Kehadiran Presiden Prabowo dalam forum pendidikan strategis ini mencerminkan komitmen besar pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor pertahanan dan keamanan. Taklimat ini dipandang sebagai ruang pembekalan krusial agar para perwira siap menghadapi berbagai dinamika tantangan nasional maupun global di masa mendatang.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran menteri Kabinet Merah Putih, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta para kepala staf dari seluruh matra TNI.
Ringkasan
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat strategis kepada 1.095 perwira siswa TNI dan Polri di Seskoad, Bandung, pada Senin (25/5). Acara ini diikuti oleh peserta dari berbagai institusi pendidikan militer serta kepolisian tertinggi untuk menerima pembekalan kepemimpinan. Momen ini menjadi bersejarah karena merupakan pertama kalinya seorang presiden aktif memberikan arahan langsung di lingkungan Sesko secara tatap muka.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor pertahanan dan keamanan nasional dalam menghadapi tantangan global. Panglima TNI, Kapolri, serta jajaran menteri Kabinet Merah Putih turut hadir mendampingi Presiden dalam forum penting ini. Melalui pembekalan tersebut, para perwira diharapkan siap menjaga kedaulatan dan stabilitas negara di masa mendatang.