Bertemu Ketua DPRD seluruh Indonesia, Prabowo singgung soal patriotisme

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan kepada ketua DPRD seluruh Indonesia bahwa mereka patriot yang cinta Tanah Air dalam arahan “Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah Ketua DPRD Seluruh Indonesia” yang berlangsung secara tertutup di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4).

Advertisements

Dalam arahan awal yang dipantau daring di Jakarta, Presiden Prabowo menyampaikan akan berbicara apa adanya kepada 503 ketua DPRD dari tingkat provinsi dan kabupaten/kota yang hadir dalam kesempatan tersebut.

“Tetapi saya berpendapat sebagai anak bangsa, sebagai patriot, karena saya datang ke sini, saya jumpa saudara-saudara dengan satu anggapan bahwa kita semua di tenda ini adalah patriot,” kata Prabowo. 

Sebelumnya, Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 10.00 WIB untuk memberikan arahan kepada ketua DPRD seluruh Indonesia didampingi sejumlah menteri dan kepala badan yang juga akan memberikan materi dalam kegiatan tersebut.

Advertisements

Baca juga:

  • Mengukur Campur Tangan Danantara di Penyehatan BUMN Karya, Seberapa Dampaknya?
  • Evaluasi MBG, Prabowo Minta Makan Bergizi Dibagikan Selektif Bagi yang Tak Mampu
  • Iran Umumkan Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata

Tampak Presiden didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Turut hadir pula Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, Kepala BGN Dadan Hindayana, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan sejumlah menteri serta kepala badan lain.

Gubernur Lemhannas RI TB. Ace Hasan Syadzily dalam sambutannya menjelaskan kursus pemantapan itu dihadiri 503 ketua DPRD seluruh Indonesia untuk memberikan pemahaman demi memastikan mereka mengawal implementasi Astacita di tingkat daerah.

Dia menjelaskan materi retret, di antaranya mencakup empat konsensus kebangsaan, dan dinamika geopolitik global yang dihadapi Indonesia. Materi-materi tersebut diharapkan mampu menambah perspektif yang lebih komprehensif bagi para pimpinan daerah dalam menjalankan tugasnya.

Advertisements