
Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) secara resmi telah membuka pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2. Bagi angkatan kerja muda yang ingin mengasah keterampilan, pendaftaran kini dapat diakses melalui portal resmi SIAPkerja dan Skillhub Kemnaker. Periode pendaftaran ini berlangsung mulai 19 Mei hingga 9 Juni 2026, tepat pukul 23.59 WIB.
Langkah strategis ini diambil pemerintah untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia Indonesia di tengah persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif. Pada tahap kedua ini, pemerintah menyediakan kuota bagi sekitar 30.000 peserta. Sebelumnya, tahap pertama telah sukses menjaring sekitar 20.000 peserta pada Februari 2026 lalu.
Program ini memberikan prioritas utama kepada lulusan SMA dan SMK sederajat dengan usia minimal 17 tahun. Seluruh rangkaian pelatihan diselenggarakan secara gratis tanpa dipungut biaya melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta berbagai unit pelatihan kerja yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
Kehadiran Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 menjadi bagian penting dari peta jalan pemerintah dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja nasional dan memastikan daya saing SDM Indonesia tetap unggul di pasar global.
Baca juga:
- 2.500 Ibu Rumah Tangga Ikut Pelatihan Shopee, Penjualan Melonjak di Platform
- Pemerintah Siapkan Pelatihan Vokasi untuk 70 Ribu Lulusan SMA/SMK
- Atasi Pengangguran, PPKD DKI Jakarta Beri Pelatihan Kerja untuk Segala Usia
Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Afriansyah Noor, mengungkapkan bahwa pemerintah mematok target besar sepanjang tahun 2026, yakni menjangkau total 70.000 peserta untuk mengikuti pelatihan vokasi ini.
“Kementerian Ketenagakerjaan membuka pelatihan bagi anak-anak tamatan SMK dan SMA untuk kita latih di balai-balai kami di seluruh Indonesia sebanyak 70 ribu orang,” jelas Afriansyah Noor dalam acara Sosialisasi Program Transmigrasi Patriot 2026 yang ditayangkan melalui kanal YouTube Kementerian Transmigrasi.
Apa Itu Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026?
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 merupakan inisiatif unggulan Kemnaker untuk meningkatkan kompetensi kerja masyarakat melalui jaringan BPVP dan unit pelatihan teknis di berbagai daerah. Fokus utama program ini adalah membekali peserta dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini.
Peserta yang bergabung dalam program ini memiliki kesempatan untuk mendalami berbagai bidang keahlian prospektif, di antaranya teknologi informasi, otomotif, manufaktur, tata boga, desain grafis, administrasi perkantoran, hingga digital marketing.
Metode pelatihan yang diterapkan menggabungkan teori mendalam dan praktik intensif. Dengan pendekatan yang aplikatif, lulusan program ini diharapkan siap untuk langsung terjun ke dunia industri maupun merintis usaha mandiri secara profesional.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker, Darmawansyah, menekankan bahwa program ini adalah instrumen vital dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten. Menurutnya, vokasi adalah solusi strategis untuk menghadapi dinamika perubahan kebutuhan industri yang sangat cepat.
Cara Daftar Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 2
Untuk memastikan transparansi dan aksesibilitas, pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui platform Skillhub dan SIAPkerja. Berikut adalah panduan langkah pendaftarannya:
- Akses laman resmi Skillhub Kemnaker di skillhub.kemnaker.go.id.
- Klik tombol Masuk untuk beralih ke portal SIAPkerja.
- Bagi yang sudah memiliki akun, silakan login menggunakan username dan kata sandi yang terdaftar.
- Bagi pendaftar baru, wajib memilih menu Daftar Sekarang untuk membuat akun.
- Lengkapi data identitas resmi, termasuk email, nomor telepon, dan kata sandi.
- Setelah proses registrasi selesai, silakan login kembali ke akun SIAPkerja.
- Pastikan untuk melengkapi profil akun sebagai syarat mutlak mengikuti proses seleksi dan asesmen.
Apa Saja Tahapan Asesmen Peserta?
Setelah profil akun dilengkapi, peserta diwajibkan mengikuti serangkaian asesmen melalui sistem SIAPkerja. Tahapan ini bertujuan untuk memetakan minat, potensi, dan kesiapan peserta dalam mengikuti pelatihan.
Berikut adalah rincian tahapan asesmen yang harus dilalui:
- Buka menu Aktivitas pada akun SIAPkerja Anda.
- Pilih fitur Asesmen.
- Selesaikan Asesmen Penilaian Diri untuk melihat kecenderungan minat karier Anda.
- Ikuti Asesmen Potensi Diri atau Self Potential Inventory (SPI) guna mengukur kesesuaian kemampuan dengan bidang pelatihan.
- Tentukan pilihan program kejuruan (maksimal tiga program) di satu balai pelatihan melalui Skillhub.
- Tuntaskan Asesmen Siap Latih yang meliputi tes pengetahuan umum, kemampuan verbal, numerik, serta figural.
Asesmen Penilaian Diri dirancang untuk mengetahui apakah peserta cenderung ingin bekerja di dalam negeri, luar negeri, atau berwirausaha. Sementara itu, Asesmen Potensi Diri menjadi barometer kecocokan antara kemampuan individu dengan jenis pelatihan yang dipilih.
Seluruh rangkaian asesmen wajib diselesaikan sebelum batas waktu 9 Juni 2026 agar status pendaftaran dapat diproses ke tahap seleksi selanjutnya.
Kapan Jadwal Seleksi dan Pengumuman?
Setelah pendaftaran ditutup, para peserta akan melewati tahap seleksi dan wawancara yang dikoordinasikan oleh jaringan BPVP di masing-masing daerah.
Simak jadwal lengkap Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2 berikut ini:
- Pendaftaran Peserta: 19 Mei – 9 Juni 2026
- Seleksi dan Wawancara: 10 – 17 Juni 2026
- Pengumuman Hasil Seleksi: 18 Juni 2026
- Orientasi dan Kick off Program: 22 Juni 2026
Program ini dilaksanakan secara masif di 21 Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPVP, 13 Satuan Pelayanan, serta berbagai Unit Pelatihan Teknis Daerah di seluruh penjuru Indonesia guna menjangkau lebih banyak generasi muda yang membutuhkan peningkatan keterampilan.
Fasilitas Apa yang Didapat Peserta?
Pemerintah berkomitmen memberikan dukungan penuh bagi peserta yang lolos seleksi. Seluruh pembiayaan ditanggung oleh negara, sehingga peserta dapat fokus sepenuhnya pada pengembangan diri. Fasilitas yang disediakan meliputi:
- Akses pelatihan vokasi secara gratis.
- Makan siang selama masa pelatihan berlangsung.
- Bantuan biaya transportasi.
- Insentif harian sebesar Rp20.000.
- Perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan (Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian).
- Sertifikat resmi dari BPVP.
- Sertifikat kompetensi nasional yang diterbitkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
- Akses fasilitas asrama bagi peserta yang memenuhi kriteria tertentu.
Melalui inisiatif ini, Afriansyah Noor berharap tenaga kerja muda Indonesia tidak hanya siap terserap di dunia kerja modern, tetapi juga memiliki mentalitas tangguh untuk membangun kemandirian ekonomi melalui wirausaha.
Ringkasan
Kementerian Ketenagakerjaan membuka pendaftaran Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Tahap 2 mulai 19 Mei hingga 9 Juni 2026 melalui portal SIAPkerja dan Skillhub. Program gratis ini menyasar lulusan SMA/SMK sederajat dengan usia minimal 17 tahun untuk memperkuat kompetensi sumber daya manusia nasional. Pemerintah menyediakan kuota bagi 30.000 peserta pada tahap ini guna mendukung penyerapan tenaga kerja di berbagai bidang industri prospektif.
Calon peserta wajib menyelesaikan serangkaian asesmen daring dan seleksi wawancara untuk memetakan minat serta potensi diri. Peserta yang lolos akan mendapatkan fasilitas berupa uang saku, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, serta sertifikat kompetensi resmi dari BNSP. Inisiatif ini bertujuan membekali angkatan kerja muda dengan keterampilan praktis agar siap bersaing di pasar global atau merintis usaha mandiri.