
Polusi udara di Tangerang Selatan, Bekasi, dan sejumlah wilayah lainnya di Indonesia terpantau paling buruk pagi ini. Berdasarkan pantauan situs IQAir pukul 07.10 WIB, poin AQI wilayah-wilayah itu mencapai lebih dari 150 atau termasuk dalam kategori kualitas udara tidak sehat.
Pada kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat umum terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan.
“Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan,” demikian penjelasan IQAir, dikutip pada Kamis (30/4).
IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan dalam kondisi ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Berikut daftar lima kota di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 181 atau dalam kategori tidak sehat.
- Bekasi, Jawa Barat, dengan poin AQI 164 atau dalam kategori tidak sehat.
- Tangerang, Banten, dengan poin AQI 163 atau dalam kategori tidak sehat.
- Bandung, Jawa Barat, dengan poin AQI 154 atau dalam kategori tidak sehat.
- Jakarta, dengan poin AQI 138 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Sementara Kabupaten Badung di Bali dan Kota Palangka Raya di Kalimantan Tengah memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan poin AQI 45. Kualitas udara keduanya tergolong baik.
Di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terbaik pagi ini adalah Detroit di Amerika Serikat (AS) dengan poin AQI 6. Berikutnya ada Chicago di AS dengan poin AQI 12 dan Toronto di Kanada dengan poin AQI 13. Kota-kota besar itu masuk dalam kategori kualitas udara baik.
Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut, Delhi di India menjadi kota besar dunia dengan kualitas udara terburuk di dunia pagi ini. Berikut daftarnya:
- Delhi, India, dengan poin AQI 160 atau dalam kategori tidak sehat.
- Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, dengan poin AQI 159 atau dalam kategori tidak sehat.
- Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 154 atau dalam kategori tidak sehat.
- Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 153 atau dalam kategori tidak sehat.
- Yangon, Myanmar, dengan poin AQI 127 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori.
Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-150.
Adapun kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.