Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 5,6%! Ada Perputaran Uang Rp 85 Triliun

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyatakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal terakhir tahun ini akan menjadi yang tertinggi sepanjang tahun. Optimisme ini didasari oleh langkah pemerintah yang akan menggenjot perputaran uang setidaknya senilai Rp 85 triliun pada bulan depan, melalui berbagai program stimulus.

Advertisements

Airlangga merinci tiga program utama yang menjadi pendorong perputaran uang tersebut. Pertama, penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat yang diperkirakan mencapai Rp 30 triliun. Kedua, program diskon belanja dengan nilai setidaknya Rp 30 triliun, dan ketiga, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sekitar Rp 25 triliun. Selain itu, pemerintah juga akan memacu belanja kementerian pada bulan depan untuk mencapai target rata-rata 90% hingga akhir tahun.

“Oleh karena itu, kontribusi lonjakan belanja pemerintah dan peningkatan mobilitas masyarakat pada akhir tahun ini, terutama selama musim liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, akan sangat signifikan. Kami optimistis perekonomian kuartal terakhir tahun ini dapat tumbuh antara 5,4% sampai 5,6%,” ujar Airlangga di kantornya pada Rabu (26/11).

Sejalan dengan upaya stimulus ekonomi tersebut, Menteri Perdagangan mengumumkan akan ada tiga program diskon belanja besar pada bulan depan. Program-program ini meliputi Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas), Belanja di Indonesia Aja (BINA), dan Every Purchase is Cheap (EPIC). Ketiga program ini secara umum akan menawarkan diskon hingga 80% dan berlangsung sepanjang bulan depan.

Advertisements

Berikut jadwal pelaksanaan program diskon belanja pada Desember 2025:

  1. Harbolnas 2025: 10-16 Desember 2025
  2. BINA: 18 Desember 2025 – 4 Januari 2026
  3. EPIC: 1-31 Desember 2025

Di sisi lain, sektor pariwisata juga menunjukkan sinyal positif. Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa, memproyeksikan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun depan akan mencapai 1,3 juta orang, sementara pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) diperkirakan menembus 100 juta perjalanan.

Proyeksi ini didukung oleh data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat rata-rata kunjungan bulanan wisman pada Januari-Oktober 2025 sekitar 1,03 juta orang, dan wisnus sekitar 75,79 juta perjalanan. Ni Luh memproyeksikan pergerakan wisatawan pada bulan depan akan menjadi yang tertinggi sepanjang tahun ini, terutama didorong oleh adanya diskon tiket transportasi selama periode liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026.

Berikut jadwal pemberlakuan diskon transportasi selama Nataru 2025/2026:

  • Tiket perjalanan laut diskon 20%: Berlaku untuk perjalanan pada 17 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026
  • Tiket kereta api jarak jauh diskon 30%: Berlaku untuk perjalanan kelas ekonomi pada 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026
  • Tiket kapal penyeberangan diskon 19%: Berlaku untuk perjalanan 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026
  • Tiket pesawat terbang diskon 13%-14%: Berlaku untuk perjalanan 22 Desember 2025 sampai 10 Januari 2026

Ni Luh juga menambahkan bahwa pergerakan wisatawan akan semakin terpicu oleh 244 acara festival, musik, dan pameran yang akan diselenggarakan sepanjang Desember 2025. Empat acara terbesar pada bulan depan, yaitu Djakarta Warehouse Project di Bali, Jogjarockarta Festival, Festival Minangkabau, dan BigBang Festival, ditargetkan mampu menarik lebih dari 1 juta kunjungan wisatawan.

“Kami juga telah menyiapkan 65 paket wisata untuk 10 destinasi prioritas maupun destinasi non-prioritas. Hingga saat ini, kami masih menyelenggarakan Travel Fair untuk periode wisata Desember 2025 sampai Januari 2026,” pungkasnya, menunjukkan kesiapan sektor pariwisata menyambut lonjakan pengunjung.

Ringkasan

Pemerintah optimis pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal terakhir akan mencapai 5,4% hingga 5,6% didorong oleh perputaran uang senilai Rp 85 triliun melalui program stimulus seperti BLT, diskon belanja, dan KUR. Diskon belanja besar seperti Harbolnas, BINA, dan EPIC akan menawarkan diskon hingga 80% sepanjang Desember 2025.

Sektor pariwisata diproyeksikan akan mengalami peningkatan dengan target 1,3 juta kunjungan wisman dan 100 juta perjalanan wisnus pada tahun depan. Diskon transportasi selama periode Nataru 2025/2026 dan penyelenggaraan 244 acara festival diharapkan dapat menarik lebih banyak wisatawan.

Advertisements