BI Optimistis Rupiah Kembali ke Level Rp16.500 per Dolar AS Tahun Ini
Bank Indonesia meyakini nilai tukar rupiah masih berpotensi menguat kembali ke level Rp 16.500 per dolar Amerika Serikat (AS) pada tahun ini.
Bank Indonesia meyakini nilai tukar rupiah masih berpotensi menguat kembali ke level Rp 16.500 per dolar Amerika Serikat (AS) pada tahun ini.
Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, merasa optimistis stabilitas nilai tukar rupiah tetap terjaga meski menghadapi dinamika eksternal.
Pergerakan harga IHSG dan Rupiah masih dibayangi delapan agenda besar pekan ini, mulai dari efek MSCI, RDG BI, data China, hingga risalah The Fed.
Banyak investor pernah mengalami penyesalan setelah membeli atau menjual saham. Ketika harga saham turun tajam, rasa panik sering membuat investor mengambil keputusan emosional yang justru merugikan. Pakar keuangan sekaligus pembawa podcast terkenal, Suze Orman, membagikan satu prinsip penting tentang kapan investor sebaiknya menjual saham meskipun…
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kondisi ekonomi Indonesia saat ini jauh berbeda dan tak bisa disamakan dengan krisis 1998 meski rupiah berada di level terlemahnya sepanjang sejarah.
IHSG anjlok 1,85% ke 6.599,24 akibat sentimen global saat libur bursa. BEI sarankan investor fokus pada fundamental dan strategi investasi sesuai risiko.
Pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal melemahnya nilai tukar rupiah atas dollar Amerika Serikat (AS) bertujuan untuk menenangkan masyarakat.
IHSG melemah 1,85% ke 6.599,24 akibat sentimen negatif MSCI dan rupiah, tetapi saham TLKM dan PTBA tetap kuat.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons permintaan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta bank pelat merah untuk menyediakan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga maksimal 5%
Apa dampak rupiah melemah? Simak penjelasan lengkap mengenai dampak rupiah melemah terhadap harga pangan, biaya produksi, dan investasi.