Dalam beberapa bulan terakhir, eskalasi ketegangan politik global telah memicu pergeseran signifikan dalam strategi investor. Mereka semakin gencar mencari perlindungan dari volatilitas pasar dengan beralih ke aset aman, dan emas kembali menjadi pilihan utama di tengah lanskap ekonomi yang tidak pasti.
Fenomena ini sontak mendorong harga emas dunia untuk menunjukkan performa yang kokoh. Sejak penghujung 2025 hingga memasuki awal 2026, komoditas berharga ini mencatatkan penguatan berkelanjutan, tak lain didorong oleh meningkatnya ketidakpastian geopolitik internasional yang terus membayangi sentimen pasar.
Dampak dari tren global ini pun tak terelakkan merambat ke pasar domestik. Di Indonesia, harga emas Antam berhasil mencapai level historis baru, menembus angka Rp2,5 juta per gram pada Januari 2026. Pencapaian ini selaras dengan laju kenaikan emas global serta tingginya permintaan emas dari masyarakat dan investor yang menjadikannya sebagai instrumen lindung nilai paling efektif di tengah gejolak.