Hampir 40 tahun, Nespresso Indonesia jadi pelopor praktik keberlanjutan

Nespresso Indonesia telah menorehkan jejak panjang selama hampir empat dekade sebagai pionir dalam menerapkan praktik berkelanjutan. Komitmen ini terlihat jelas, mulai dari inisiatif daur ulang kapsul kopi aluminium hingga implementasi Nespresso Sustainable Quality™ Plan yang komprehensif. Cahyo Adhyanto, General Manager Marketing Nespresso Indonesia, mengungkapkan bahwa program daur ulang perdana telah diluncurkan sejak tahun 1991.

Advertisements

Mendukung visi ekonomi sirkular, Nespresso Indonesia secara aktif mengajak para pelanggan untuk berpartisipasi dalam program daur ulang kapsul kopi mereka. Prosesnya sederhana: pelanggan dapat mengembalikan kapsul kopi aluminium bekas di butik-butik Nespresso terdekat atau memanfaatkan layanan penjemputan yang praktis.

Lebih jauh, Cahyo Adhyanto menjelaskan, “Program Nespresso Sustainable Quality™ Plan dirancang untuk memastikan bahwa kopi diperoleh secara etis, sekaligus meningkatkan kualitas dan produktivitas para petani kopi, dengan fokus utama pada keberlanjutan lingkungan dan sosial.” Pernyataan ini disampaikannya saat kunjungan media bersama jajaran manajemen Nespresso Indonesia ke Katadata pada Jumat (13/2/2026).

Komitmen terhadap lingkungan juga tercermin dari upaya pengurangan jejak karbon. Cahyo menuturkan bahwa secangkir Nespresso Original Lungo memiliki jejak karbon 23% lebih rendah dibandingkan kopi yang dibuat menggunakan mesin kopi otomatis. Sejalan dengan visi global, Nespresso Indonesia menargetkan pencapaian Net-Zero Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) pada tahun 2050.

Advertisements

Pemilihan aluminium sebagai bahan pelapis kapsul bukanlah tanpa alasan. Cahyo menguraikan, “Selain dapat didaur ulang secara tak terbatas, aluminium juga merupakan material terbaik untuk menjaga kesegaran, rasa, dan kualitas kopi. Selain itu, keunggulannya terletak pada kemampuannya untuk didaur ulang secara terus-menerus tanpa kehilangan kualitas intrinsiknya.” Saat ini, kapsul Nespresso (baik Original maupun Vertuo) telah menggunakan antara 80% hingga 85% aluminium daur ulang. Sebagai inovasi tambahan, pada tahun 2023, Nespresso juga meluncurkan rangkaian kapsul kopi yang dapat dikomposkan di rumah di pasar Prancis dan Swiss.

Untuk memudahkan pelanggan berpartisipasi dalam inisiatif daur ulang kapsul kopi, Nespresso Indonesia menyediakan beberapa opsi. Kapsul kopi bekas dapat dikembalikan langsung ke toko atau booth Nespresso terdekat, atau pelanggan dapat meminta layanan penjemputan khusus oleh tim Nespresso. Caranya mudah, cukup dengan mengisi detail identitas melalui situs web resmi Nespresso Indonesia.

Setelah dikumpulkan, kapsul kopi tersebut akan didaur ulang secara cermat. Pada tahap ini, aluminium dan ampas kopi akan dipisahkan. Aluminium memiliki manfaat fungsional dan lingkungan yang jauh melampaui material lain, memungkinkan setiap kapsul bekas memiliki potensi untuk diubah kembali menjadi kapsul baru.

Ekspansi Nespresso Indonesia juga semakin meluas. Cahyo menyebutkan bahwa saat ini Nespresso telah memiliki toko di berbagai kota besar di luar Jakarta, meliputi Medan, Bandung, Surabaya, dan Bali, memperkuat jangkauan layanan dan komitmen keberlanjutan mereka di seluruh negeri.

Advertisements