
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami volatilitas tinggi pada perdagangan Jumat (29/5). Sempat dibuka menguat signifikan hingga 1,43% ke level 6.217 pada sesi pertama, indeks justru berbalik arah dan ditutup melemah tipis 0,05% ke posisi 6.127 di akhir sesi perdagangan.
Secara keseluruhan, tekanan jual tampak mendominasi pasar. Tercatat sebanyak 409 saham mengalami koreksi, sementara 271 saham berhasil ditutup menguat dan 137 saham lainnya stagnan. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total nilai transaksi hari ini mencapai Rp 49,94 triliun dengan volume perdagangan sebesar 46,96 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,37 juta kali. Adapun total kapitalisasi pasar IHSG tercatat di angka Rp 10.752 triliun.
Aktivitas pasar hari ini diwarnai oleh maraknya transaksi crossing atau transaksi tutup sendiri pada sejumlah saham berkapitalisasi besar. Transaksi jumbo tersebut di antaranya terjadi pada saham PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) senilai Rp 812,60 miliar di harga Rp 326, serta PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) senilai Rp 304,39 miliar di harga Rp 3.300. Selain itu, transaksi serupa juga melibatkan saham PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) sebesar Rp 241,01 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar Rp 228,80 miliar, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) sebesar Rp 195,98 miliar, dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 125,60 miliar.
Meskipun indeks utama melemah, enam dari sebelas sektor di bursa berhasil bertahan di zona hijau. Sektor infrastruktur mencatat kinerja paling impresif dengan kenaikan sebesar 2,89%. Salah satu penggerak sektor ini adalah saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) yang menguat 1,99% ke level Rp 2.050.
Sentimen pasar global pada perdagangan hari ini cenderung variatif. Bursa saham Asia mayoritas berada di zona hijau, dengan kenaikan indeks Nikkei sebesar 2,61%, Hang Seng 1,10%, dan Straits Times 0,92%. Berbeda dengan tren regional, indeks Shanghai Composite justru harus terkoreksi 0,73%.
Berikut adalah deretan saham yang mencatatkan performa terbaik dan terburuk pada perdagangan hari ini:
Saham Top Gainers:
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik 25% ke Rp 3.300.
- PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) naik 25% ke Rp 5.300.
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 24,76% ke Rp 1.940.
Saham Top Losers:
- PT Adhi Karya Tbk (ADHI) turun 6,15% ke Rp 168.
- PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) turun 6,05% ke Rp 1.785.
- PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) turun 5,26% ke Rp 630.
Ringkasan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis 0,05% ke level 6.127 pada perdagangan Jumat (29/5), setelah sempat dibuka menguat signifikan. Tekanan jual mendominasi pasar dengan 409 saham mengalami koreksi dari total nilai transaksi harian yang mencapai Rp 49,94 triliun.
Aktivitas perdagangan diwarnai oleh transaksi jumbo atau crossing pada sejumlah saham berkapitalisasi besar, seperti SUPA, AMMN, TLKM, BMRI, SMMA, dan BBCA. Meskipun indeks utama melemah, sektor infrastruktur berhasil mencatatkan kinerja impresif dengan kenaikan 2,89% di tengah sentimen pasar Asia yang cenderung variatif.