
Mengawali perdagangan Kamis (16/4), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa positif dengan bergerak di zona hijau. IHSG berhasil dibuka dengan lonjakan signifikan sebesar 81,689 poin atau setara 1,06 persen, mencapai level 7.757,641. Optimisme pasar sudah terlihat sejak sesi pre-opening, di mana indeks harga saham telah lebih dulu menguat 39,755 poin (0,52 persen) ke posisi 7.663,341. Kenaikan ini menandai awal yang kuat untuk pasar modal domestik pada hari ini.
Berbanding terbalik dengan kinerja pasar saham, pergerakan di pasar valuta asing menunjukkan tekanan pelemahan pada nilai tukar rupiah. Mengutip data Bloomberg, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tercatat melemah 16 poin atau 0,09 persen, berada di level Rp 17.143 pada pukul 08.55 WIB. Kondisi ini menyoroti dinamika yang berbeda antara pasar ekuitas dan mata uang di awal perdagangan.
Sementara itu, kondisi bursa saham Asia pada pagi hari ini menunjukkan pergerakan yang bervariasi, mencerminkan sentimen investor di berbagai kawasan.
Untuk bursa saham regional, Indeks Nikkei 225 di Jepang melonjak signifikan sebesar 1.048,300 poin (1,80 persen) ke angka 59.182,500. Kenaikan serupa juga terjadi pada Indeks Hang Seng di Hong Kong yang menguat 193,400 poin (0,75 persen) mencapai 26.140,720, serta Indeks SSE Composite di China yang naik tipis 10,390 poin (0,26 persen) ke 4.037,600. Namun, tidak semua indeks saham regional bergerak positif; Indeks Straits Times di Singapura justru mengalami tekanan, turun 1,610 poin (0,03 persen) dan berada di level 5.019,589, menandakan adanya perbedaan arah di pasar Asia.