
Pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (27/2), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya mampu mencatatkan penguatan yang sangat tipis setelah pergerakan harga yang fluktuatif sepanjang hari. Berdasarkan data dari Stockbit, IHSG ditutup menguat sebesar 0,22 poin atau setara dengan 0,003%, mencapai level 8.235,49. Meskipun penguatan IHSG terpantau tipis, aktivitas pasar menunjukkan dinamika yang cukup beragam.
Kondisi pasar saat itu tercermin dari 341 saham yang mengalami kenaikan, berbanding dengan 315 saham yang mencatatkan penurunan, sementara 163 saham lainnya tetap stagnan. Total nilai transaksi di bursa pada hari tersebut mencapai Rp 38,24 triliun, didukung oleh volume perdagangan sebanyak 47,64 miliar lembar saham, dengan frekuensi transaksi mencapai 2,52 juta kali.
Sepanjang perdagangan hari itu, pergerakan saham menampilkan dinamika yang menarik. Berikut adalah rangkuman saham-saham dengan kinerja paling menonjol:
Saham dengan Kenaikan Tertinggi (Top Gainers):
-
BNBR (Bakrie & Brothers) memimpin kenaikan dengan melesat 53 poin (32,92%) menjadi 214.
-
MSIN (MNC Digital Entertainment) mengikuti dengan kenaikan 115 poin (21,90%) mencapai 640.
-
WMUU (Widodo Makmur Unggas) menguat 13 poin (16,88%) ke level 90.
-
DNAR (Bank Oke Indonesia) naik 22 poin (15,94%) menjadi 160.
-
GRPH (Griptha Putra Persada) menutup daftar ini dengan kenaikan 8 poin (13,33%) ke 68.
Saham dengan Penurunan Tertinggi (Top Losers):
-
SOTS (Satria Mega Kencana) tergerus 220 poin (14,86%) menjadi 1.260.
-
POLI (Pollux Hotels Group) anjlok 260 poin (14,77%) ke 1.500.
-
JAYA (Armada Berjaya Trans) turun 32 poin (14,68%) ke 186.
-
SKBM (Sekar Bumi) melemah 150 poin (14,56%) ke 880.
-
BIPP (Bhuwanatala Indah Permai) merosot 15 poin (14,42%) ke 89.
Aktivitas perdagangan juga menunjukkan konsentrasi nilai dan volume pada beberapa saham pilihan, mencerminkan minat investor yang kuat:
Saham dengan Nilai Transaksi Tertinggi (Top Value):
-
INDF (Indofood Sukses Makmur) dengan total nilai transaksi Rp 1,88 triliun.
-
BBCA (Bank Central Asia) senilai Rp 1,39 triliun.
-
BUMI (Bumi Resources) senilai Rp 1,21 triliun.
-
BMRI (Bank Mandiri (Persero)) senilai Rp 1,09 triliun.
-
BBRI (Bank Rakyat Indonesia (Persero)) senilai Rp 1,03 triliun.
Saham dengan Volume Transaksi Tertinggi (Top Volume):
-
GOTO (GoTo Gojek Tokopedia) diperdagangkan sebanyak 53,04 juta lembar.
-
BNBR (Bakrie & Brothers) dengan 50,36 juta lembar.
-
BUMI (Bumi Resources) mencapai 47,69 juta lembar.
-
WMUU (Widodo Makmur Unggas) sebanyak 40,15 juta lembar.
-
BIPI (Astrindo Nusantara Infrastruktur) dengan 17,43 juta lembar.
Di pasar keuangan, nilai tukar rupiah terpantau melemah pada sore hari, bergerak ke posisi Rp 16.765 per dolar AS. Pelemahan ini mencatatkan penurunan sebesar 12 poin atau 0,072% dibandingkan dengan harga pembukaan pagi hari yang berada di level Rp 16.753.
Sementara itu, sentimen perdagangan global juga menunjukkan variasi di kawasan Asia Pasifik. Berdasarkan data yang dihimpun dari Stockbit dan Yahoo Finance, bursa saham di wilayah tersebut ditutup dengan pergerakan yang bervariasi (mixed) pada akhir perdagangan hari ini.
-
Indeks Nikkei 225 di Jepang tercatat turun 0,20% menjadi 58.606,03.
-
Sebaliknya, Indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 0,25% ke level 26.447,05.
-
Indeks SSE Composite di China juga menunjukkan kenaikan, sebesar 0,39% menuju 4.162,88.
-
Sedangkan Indeks Straits Times di Singapura mengalami penurunan tipis 0,13% ke angka 4.954,87.