IHSG Menguat 0,93% di Sesi I, Rupiah Melemah ke Rp17.728

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini dengan catatan positif. Pada penutupan sesi pertama perdagangan hari Senin (25/5), IHSG berhasil bertahan di zona hijau dengan menguat ke level 6.219,349. Berdasarkan data dari Stockbit, performa indeks komposit menunjukkan tren yang menggembirakan bagi para pelaku pasar.

Advertisements

Secara rinci, IHSG melesat 57,30 poin atau naik sebesar 0,93 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Aktivitas perdagangan terpantau cukup aktif dengan nilai transaksi mencapai Rp9,27 triliun. Adapun total volume perdagangan menyentuh angka 17,00 miliar saham yang tersebar dalam 1,27 juta kali frekuensi transaksi.

Dalam dinamika pasar hari ini, sejumlah emiten mencatatkan kenaikan harga yang signifikan atau masuk dalam daftar Top Gainers, di antaranya:

  • LAJU (Jasa Berdikari Logistics) melonjak 26,67 persen ke level 76.
  • TALF (Tunas Alfin) menguat 25,00 persen ke level 975.
  • GRIA (Ingria Pratama Capitalindo) naik 22,41 persen ke level 142.
  • WBSA (BSA Logistics Indonesia) tumbuh 19,84 persen ke level 755.
  • IRSX (Folago Global Nusantara) naik 18,90 persen ke level 390.

Di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan jual dan masuk ke jajaran Top Losers, yaitu:

  • DFAM (Dafam Property Indonesia) turun 15,00 persen ke 119.
  • ASPR (Asia Pramulia) melemah 14,58 persen ke 246.
  • DAAZ (Daaz Bara Lestari) terkoreksi 14,12 persen ke 1.460.
  • BHAT (Bhakti Multi Artha) turun 12,39 persen ke 955.
  • APIC (Pacific Strategic Financial) melemah 10,78 persen ke 1.200.
Advertisements

Aktivitas investor juga terlihat dominan pada saham-saham dengan nilai transaksi terbesar (Top Value), yang didominasi oleh perbankan dan sektor energi:

  • BBCA (Bank Central Asia) dengan nilai transaksi Rp1,03 triliun.
  • BMRI (Bank Mandiri) dengan nilai transaksi Rp593,80 miliar.
  • BUMI (Bumi Resources) dengan nilai transaksi Rp543,83 miliar.
  • BBRI (Bank Rakyat Indonesia) dengan nilai transaksi Rp480,73 miliar.
  • MDKA (Merdeka Copper Gold) dengan nilai transaksi Rp379,21 miliar.

Sementara itu, berdasarkan Top Volume atau volume transaksi terbanyak, saham yang paling aktif diperdagangkan meliputi:

  • BUMI (Bumi Resources) sebanyak 30,65 juta lembar.
  • BNBR (Bakrie & Brothers) sebanyak 7,04 juta lembar.
  • BIPI (Astrindo Nusantara Infrastruktur) sebanyak 6,13 juta lembar.
  • PACK (Abadi Nusantara Hijau Investama) sebanyak 5,04 juta lembar.
  • DEWA (Darma Henwa) sebanyak 4,35 juta lembar.

Sentimen positif ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga dialami oleh mayoritas bursa di kawasan Asia. Dihimpun dari Stockbit dan Yahoo Finance, berikut adalah pergerakan bursa saham utama di Asia pada sesi siang ini:

  • Indeks Nikkei 225 (Jepang) menguat 3,15 persen ke 65.343,81.
  • Indeks Hang Seng (Hong Kong) naik 0,86 persen ke 25.606,03.
  • Indeks SSE Composite (China) tumbuh 0,57 persen ke 4.136,25.
  • Indeks Straits Times (Singapura) naik 0,44 persen ke 5.090,56.

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengawali pekan ini dengan penguatan sebesar 0,93 persen ke level 6.219,349 pada penutupan sesi pertama perdagangan hari Senin. Kenaikan sebesar 57,30 poin tersebut didukung oleh aktivitas pasar yang cukup aktif dengan nilai transaksi mencapai Rp9,27 triliun dari 1,27 juta kali frekuensi transaksi.

Kinerja positif ini sejalan dengan tren penguatan yang dialami mayoritas bursa saham di kawasan Asia, seperti indeks Nikkei 225, Hang Seng, dan SSE Composite. Meskipun pasar saham domestik mencatatkan tren kenaikan, nilai tukar rupiah terpantau mengalami pelemahan hingga menyentuh level Rp17.728.

Advertisements