IHSG sesi 1 menguat 0,71 persen ke 7.389,516, bursa Asia kompak hijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa impresif pada perdagangan sesi I, Selasa, 10 Maret. Berdasarkan data terkini dari RTI Business, IHSG berhasil menguat signifikan sebesar 0,71 persen, mencapai level 7.389,516, mencerminkan optimisme di pasar saham.

Advertisements

Aktivitas perdagangan saham terpantau ramai dengan total frekuensi mencapai 1,2 juta kali, menunjukkan minat investor yang tinggi. Total nilai transaksi menembus angka Rp 10,6 triliun. Mayoritas saham bergerak positif, di mana sebanyak 443 saham mengalami penguatan, sementara 227 saham melemah, dan 145 saham lainnya terpantau stagnan.

Sentimen positif di pasar juga turut didukung oleh kinerja nilai tukar rupiah yang menguat. Menurut data dari Bloomberg, mata uang rupiah berhasil menguat 62 poin atau setara dengan 0,37 persen, mencapai level Rp 16.887.

Top Gainers

  • DEFI (Danasupra Erapacific) melonjak 21 poin (26,58 persen) ke 100

  • LRNA (Eka Sari Lorena Transport) naik 45 poin (25,71 persen) ke 220

  • ALKA (Alakasa Industrindo) menguat 135 poin (23,89 persen) ke 700

  • BESS (Batulicin Nusantara Maritim) naik 250 poin (21,83 persen) ke 1.395

  • YELO (Yelooo Integra Datanet) melonjak 19 poin (21,59 persen) ke 107

Advertisements

Bursa Saham Asia Kompak Menguat

Tren positif tidak hanya melanda pasar saham domestik, namun juga merambah bursa-bursa utama di Asia. Indeks-indeks saham di kawasan ini kompak menunjukkan penguatan yang solid:

  • Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 2,54 persen ke 54.058

  • Indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 1,54% ke 25.804,7

  • Indeks SSE Composite di China tumbuh 0,39% ke 4.112,62

  • Indeks Straits Times di Singapura melonjak 1,43% ke 4.825,34

Advertisements