
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) gagal mempertahankan performa positifnya dan harus mengakhiri sesi pertama perdagangan hari Kamis (5/2) di zona merah. Koreksi tipis tercatat sebesar 4,871 poin atau setara 0,06 persen, membawa IHSG menetap di level 8.141,846.
Aktivitas perdagangan pada sesi I Bursa Efek Indonesia cukup ramai dengan total nilai transaksi (turnover) yang mencapai Rp 10,983 triliun. Sebanyak 20,475 miliar saham berpindah tangan dalam 1.548.273 kali frekuensi transaksi. Dinamika pasar menunjukkan 337 saham berhasil menguat, sementara 330 saham lainnya mengalami pelemahan, dan 151 saham tercatat stagnan tanpa perubahan harga.
Meski demikian, nilai kapitalisasi pasar atau market cap di Bursa Efek Indonesia masih kokoh di angka Rp 14.705,6 triliun.
Pada penutupan sesi pertama perdagangan ini, beberapa emiten harus merasakan tekanan jual yang signifikan. Berikut adalah deretan saham yang masuk dalam kategori top losers:
- MINA (Sanurhasta Mitra Tbk) terkoreksi 14,86 persen ke level 252.
- SMIL (Sarana Mitra Luas Tbk) juga anjlok 14,86 persen ke level 252.
- FILM (MD Entertainment Tbk) merosot 14,85 persen, ditutup pada level 7.600.
- MBTO (Martina Berto Tbk) melemah 14,66 persen, berada di level 163.
- PADI (Minna Padi Investama Sekuritas Tbk) turun 14,53 persen ke level 100.
Sentimen negatif juga turut mewarnai pergerakan bursa saham di kawasan Asia. Berikut adalah gambaran kondisi indeks saham utama di Asia pada siang ini:
- Indeks Nikkei 225 (N225) Jepang terkoreksi 0,88 persen, berakhir di 53.817,101.
- Indeks Hang Seng (HSI) Hong Kong anjlok 1,33 persen, menutup perdagangan di level 26.489,470.
- Indeks Shanghai Composite (SSEC) China melemah 1,12 persen, mencapai level 4.056,320.
- Indeks Straits Times Index (STI) Singapura juga merosot 0,20 persen, berada di 10.160.