Indosat Ooredoo Hutchison Bagikan Dividen Rp3,6 Triliun untuk Pemegang Saham

JAKARTA — PT Indosat Tbk. (ISAT) resmi memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp3,6 triliun atau setara dengan Rp111 per lembar saham. Keputusan ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar hari ini. Pembayaran dividen tersebut dijadwalkan akan dilakukan paling lambat 30 hari setelah pengumuman risalah resmi rapat diterbitkan.

Advertisements

Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, menyatakan bahwa pembagian dividen ini merupakan cerminan dari kinerja solid perseroan sekaligus bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham di tengah dinamika pasar yang menantang.

Kinerja keuangan yang kuat menjadi landasan utama kebijakan ini. Sepanjang tahun buku 2025, Indosat berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,51 triliun, yang tumbuh 12,2% secara tahunan (year-on-year). Vikram menegaskan bahwa pertumbuhan laba inilah yang mendasari persetujuan RUPST atas pembagian dividen senilai Rp3,6 triliun tersebut.

Selain membagikan dividen, perusahaan juga mengalokasikan laba ditahan sebesar Rp1,93 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai inisiatif strategis, termasuk ekspansi bisnis, inovasi teknologi, dan memastikan pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan di masa depan.

Advertisements

Vikram juga melihat potensi besar bagi investor, terutama generasi muda, untuk melirik saham Indosat sebagai instrumen investasi yang menarik. Dengan imbal hasil dividen (dividend yield) di kisaran 5,5% yang dikombinasikan dengan potensi pertumbuhan perusahaan ke depan, ia optimistis Indosat mampu menarik minat investor ritel yang kini jumlahnya mencapai sekitar 20 juta orang di Indonesia.

Sebagai informasi, Indosat berkomitmen menjaga kebijakan dividen dengan rasio pembayaran hingga 70%, di mana tahun ini realisasinya mencapai sekitar 65%. Perseroan juga terus berinovasi, termasuk dalam pengembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), untuk membuka peluang pertumbuhan yang lebih luas bagi para investor.

Di samping keputusan finansial, RUPST juga melakukan perombakan jajaran manajemen. Indosat resmi mengangkat Reski Damayanti, Apoorva Mehrotra, dan Honesti Basyir sebagai anggota direksi. Selain itu, Seppalga Ahmad kini bergabung sebagai komisaris perseroan. Penunjukan ini diharapkan mampu memperkuat eksekusi strategi perusahaan agar lebih tangkas dan disiplin.

Susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Indosat Tbk:

Dewan Komisaris:

  1. Nezar Patria: Komisaris Utama
  2. Fok Kin Ning, Canning: Wakil Komisaris Utama
  3. Aziz Ahmad M Aluthman Fakhroo: Wakil Komisaris Utama
  4. Cheung Kwan Hoi: Komisaris
  5. Woo Chiu Man, Cliff: Komisaris
  6. Ahmad Abdulaziz A A Al-Neama: Komisaris
  7. Sugito Walujo (Patrick Walujo): Komisaris
  8. Rene Heinz Werner: Komisaris
  9. Efthymios Tsokanis: Komisaris
  10. Seppalga Ahmad: Komisaris
  11. Ajay Bahri: Komisaris Independen
  12. Wijayanto Samirin: Komisaris Independen
  13. Elisa Lumbantoruan: Komisaris Independen
  14. Rudiantara: Komisaris Independen
  15. Sidharta Prawira Oetama: Komisaris Independen

Dewan Direksi:

  1. Vikram Sinha: Direktur Utama
  2. Lee Chi Hung (Nicky Lee): Direktur
  3. Muhammad Buldansyah: Direktur
  4. Irsyad Sahroni: Direktur
  5. Cheung Kwok Tung (Desmond Cheung): Direktur
  6. Syed Bilal Kazmi: Direktur
  7. Reski Damayanti: Direktur
  8. Apoorva Mehrotra: Direktur
  9. Honesti Basyir: Direktur

Ringkasan

PT Indosat Tbk. (ISAT) resmi memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp3,6 triliun atau Rp111 per lembar saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST). Keputusan ini didasarkan pada kinerja keuangan perusahaan yang solid, dengan raihan laba bersih sebesar Rp5,51 triliun atau tumbuh 12,2% secara tahunan. Selain dividen, perseroan mengalokasikan Rp1,93 triliun sebagai laba ditahan untuk mendukung ekspansi bisnis dan inovasi teknologi perusahaan.

Selain menetapkan kebijakan dividen, RUPST juga menyepakati perombakan jajaran manajemen dengan mengangkat anggota direksi dan komisaris baru. Penambahan jajaran manajemen ini bertujuan untuk memperkuat eksekusi strategi perusahaan agar lebih tangkas dan disiplin di masa depan. Perusahaan berkomitmen menjaga rasio pembayaran dividen hingga 70% guna memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham di tengah dinamika pasar.

Advertisements