Juda Agung ungkap alasan mundur dari deputi gubernur BI: Ditugaskan jadi wamenkeu

Babaumma – Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Juda Agung akhirnya memberikan penjelasan terperinci mengenai alasan di balik keputusannya untuk mengundurkan diri dari jabatan strategis sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Dengan tegas, ia mengemukakan bahwa langkah tersebut diambil lantaran dirinya telah ditugaskan untuk mengemban amanah baru yang krusial di lingkungan Kementerian Keuangan.

Advertisements

Berbicara kepada awak media di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (5/2), Juda Agung menguraikan kronologi transisi posisinya. “Memang, ketika saya masih menjabat sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, saya kemudian ditugaskan untuk menjadi Wakil Menteri Keuangan. Konsekuensinya, saya harus mengundurkan diri dari posisi sebelumnya. Dan sekarang, proses pelantikan saya sudah resmi dilaksanakan,” jelasnya, memberikan gambaran utuh mengenai pergantian tugasnya.

Juda lebih lanjut mengelaborasi bahwa penunjukan dirinya sebagai Wamenkeu secara fundamental tidak memungkinkan ia untuk tetap menduduki posisi Deputi Gubernur BI. Alasannya sangat mendasar: kedua jabatan tersebut bernaung di bawah dua otoritas yang berbeda secara struktural, menuntut fokus dan dedikasi penuh pada masing-masing institusi.

Sahur Makin Nikmat! Resep Ayam Ungkep Goreng Lengkuas yang Enak dan Praktis

Advertisements

“Alasan pengunduran diri ini sangat jelas, karena saya ditugaskan sebagai Wakil Menteri Keuangan. Tentu saja, tidak mungkin bagi saya untuk merangkap jabatan sebagai Deputi Gubernur BI, sebab ini adalah dua otoritas yang berbeda,” tegasnya, menegaskan prinsip tata kelola yang tidak mengizinkan rangkap jabatan lintas lembaga.

Ia juga dengan lugas membantah asumsi bahwa pengunduran dirinya terjadi secara mendadak. Menurut Juda Agung, seluruh proses ini telah melalui pertimbangan yang matang serta merupakan bagian dari penugasan resmi yang terencana, bukan keputusan yang diambil secara tiba-tiba.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara resmi telah melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan dalam sebuah seremoni di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (5/2). Dengan pelantikan ini, Juda Agung resmi menggantikan posisi yang sebelumnya dipegang oleh Thomas Djiwandono, yang kini telah mengemban tugas baru sebagai Deputi Dewan Gubernur Bank Indonesia (BI), menandai rotasi penting dalam jajaran pejabat tinggi negara.

Dalam momen pelantikan yang sakral tersebut, Presiden Prabowo Subianto memimpin pembacaan sumpah jabatan. “Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya akan setia kepada UUD RI 1945. Serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya,” ucap Prabowo, yang kemudian diikuti oleh Juda Agung.

Prabowo melanjutkan, “Demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan penuh rasa tanggung jawab,” menggarisbawahi komitmen terhadap integritas dan pengabdian dalam menjalankan amanah negara.

Beginilah Rasanya Ketika Anda Berhenti Menunggu Hidupmu Terasa Siap dan Mulai Menjalaninya Apa Adanya

Advertisements