KPK kembali gelar OTT, tangkap 10 orang di Kabupaten Bekasi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas korupsi melalui operasi tangkap tangan (OTT) terbaru. Kali ini, fokus penindakan berlangsung di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, di mana tim KPK berhasil mengamankan sepuluh orang.

Advertisements

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi kabar penangkapan tersebut di Jakarta pada Kamis (18/12), sebagaimana dikutip dari Antara. “Sampai dengan saat ini, tim sudah mengamankan sekitar sepuluh orang,” ujarnya. OTT ini mencuat setelah laporan mengenai penyegelan ruang kerja Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, pada malam harinya. Meski demikian, pihak Komisi Pemberantasan Korupsi belum merinci identitas ke-10 orang yang diamankan, termasuk dugaan peran mereka dalam kasus yang tengah diselidiki.

Operasi tangkap tangan di Bekasi ini menjadi yang kesepuluh kalinya dilakukan KPK sepanjang tahun ini, menunjukkan intensitas tinggi dalam pengawasan integritas pejabat publik. Hanya sehari sebelumnya, pada Rabu (17/12), KPK juga telah menindak seorang jaksa dalam sebuah OTT yang berlangsung di Provinsi Banten.

Mengenai OTT di Banten, KPK telah melakukan koordinasi intensif dengan Kejaksaan Agung. Namun, hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi mengenai kasus spesifik yang melatarbelakangi penangkapan jaksa di provinsi tersebut.

Advertisements

Rentetan OTT KPK sepanjang tahun ini telah menjangkau berbagai tingkatan pejabat, mulai dari anggota kabinet hingga kepala daerah. Salah satu figur yang sempat terjaring adalah Immanuel Ebenezer, yang kala itu menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan. Selain itu, sejumlah kepala daerah juga tak luput dari jeratan hukum KPK, termasuk Gubernur Riau Abdul Wahid, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko, serta Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya.

Advertisements