Pastikan bantuan jangkau pelosok, TNI berjalan kaki salurkan logistik


Tentara Nasional Indonesia (TNI) menunjukkan komitmen luar biasa dalam memastikan bantuan logistik sampai ke tangan warga terdampak bencana, bahkan hingga ke pelosok desa di Sumatra. Dedikasi ini terlihat jelas dari upaya personel di lapangan yang tak gentar menghadapi medan terjal demi menyalurkan kebutuhan dasar masyarakat.

Advertisements

Salah satu contoh nyata terlihat di Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah. Personel dari Yonif 122/Tombak Sakti harus menempuh perjalanan panjang dengan berjalan kaki menuju Desa Nauli 2, sebuah daerah yang sulit dijangkau. Pada Jumat (9/1), rekaman video yang beredar memperlihatkan sejumlah prajurit memanggul dus-dus berisi logistik, menembus jalur tanah yang dikelilingi pepohonan dan tumbuhan lebat. Kondisi jalan yang masih berupa tanah liat dan medan yang berat membuat kendaraan tidak dapat melintas, memaksa para prajurit untuk melanjutkan perjalanan dengan tenaga dan tekad. Sepanjang perjalanan, beberapa warga, termasuk anak-anak, tampak antusias mengikuti rombongan, menandakan harapan yang besar akan datangnya bantuan. Informasi ini dikutip dari keterangan tertulis Badan Komunikasi Pemerintah pada Minggu (11/1).

Upaya pendistribusian bantuan ini tidak hanya terpusat di Sumatra Utara, melainkan juga meluas ke berbagai wilayah lain yang terdampak bencana di pulau Sumatra. Pada pekan yang sama, misalnya, bantuan penting berupa perlengkapan ibadah seperti mukena, sajadah, baju koko, serta handuk dan kaos dengan total berat sekitar 150 kilogram berhasil dikirimkan ke Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.

Tak berhenti di situ, distribusi bantuan kemanusiaan juga menjangkau Kabupaten Gayo Lues, Aceh. Pada Selasa (6/1), bantuan sembako seberat 300 kilogram dan beras sebanyak 1.200 kilogram disalurkan melalui Bandara Blangkejeren. Seluruh logistik tersebut diangkut menggunakan pesawat udara dan helikopter TNI AL, menunjukkan koordinasi dan kapabilitas TNI dalam mengatasi hambatan geografis. Melalui serangkaian upaya pendistribusian ini, pemerintah bersama kementerian dan lembaga terkait secara teguh berkomitmen untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak bencana tetap terpenuhi. Komitmen ini tetap kuat, meskipun dihadapkan pada tantangan besar berupa keterbatasan akses dan medan yang sangat berat di lapangan.

Advertisements