Pesona emiten royal dividen kala pasar volatil, rekomendasi saham BUMN hingga tambang

Babaumma JAKARTA — Di tengah gejolak pasar saham yang tak menentu, strategi berburu dividen kembali mencuat sebagai pilihan investasi yang menarik dan relevan. Para investor kini semakin cermat melirik emiten dengan fundamental yang kokoh serta rekam jejak pembagian dividen yang stabil, menjadikannya alternatif sumber imbal hasil yang patut diperhitungkan.

Advertisements

Analisis dari Equity Research Analyst OCBC Sekuritas, Gani, menegaskan pandangan tersebut. Ia menyatakan bahwa dividen dapat menjadi penyeimbang yang menarik bagi investor di saat pergerakan harga saham diliputi ketidakpastian. “Di tengah pasar yang volatil, dividen bisa menjadi alternatif return yang cukup menarik bagi investor,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Menurut Gani, secara umum realisasi pembagian dividen oleh para emiten tahun ini masih sejalan dengan ekspektasi pasar. Hal ini mencerminkan kinerja perusahaan yang relatif solid meskipun dihadapkan pada beragam tantangan global yang menantang.

: Kisi-Kisi Dividen BRI (BBRI), Bakal Dibahas dalam RUPST pada 10 April 2026

Advertisements

Di tengah kondisi pasar yang menuntut kehati-hatian, sejumlah sektor terbukti tetap menjadi primadona dalam strategi dividend play. Saham-saham perbankan BUMN terus menunjukkan daya tariknya. Mereka dikenal berkat kinerja yang stabil dan rasio pembagian dividen yang kompetitif, menjadikannya pilihan favorit bagi investor yang mencari konsistensi dan pendapatan pasif.

Tidak hanya perbankan, emiten telekomunikasi seperti saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) juga masuk dalam radar investor. TLKM memiliki arus kas yang kuat dan konsisten dalam membagikan dividen, menjadikannya aset yang menarik. Sementara itu, saham konglomerasi seperti PT Astra International Tbk. (ASII) turut dilirik berkat diversifikasi bisnisnya yang luas, mampu menjaga stabilitas kinerja perusahaan di berbagai kondisi pasar.

Di sisi lain, emiten batu bara juga menarik perhatian, terutama karena masih didukung oleh harga komoditas yang relatif tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini memberikan ruang yang signifikan bagi mereka untuk membagikan dividen yang atraktif kepada pemegang saham, menambah daftar opsi bagi para pemburu dividen.

Dalam kondisi pasar yang fluktuatif seperti saat ini, para investor cenderung lebih selektif dan defensif. Mereka tidak hanya fokus pada potensi capital gain, tetapi juga sangat mempertimbangkan saham yang mampu memberikan imbal hasil rutin melalui dividen, menjaga portofolio tetap resilien dan memberikan aliran pendapatan yang stabil.

Menggarisbawahi pilihan investasi yang kuat, Gani secara spesifik merekomendasikan: “Saham bank BUMN, TLKM, ASII, [dan] coal miner.”

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Advertisements