Prabowo bertolak ke Paris dari Davos, penuhi undangan Macron

Presiden Prabowo Subianto telah merampungkan agenda pentingnya di Swiss dan kini bertolak menuju Paris, Prancis. Keberangkatan ini menandai peralihan dari diplomasi multilateral di Forum Ekonomi Dunia menuju penguatan hubungan bilateral yang strategis. Pada Jumat siang waktu setempat, usai menuntaskan Pertemuan Tahunan World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos-Klosters, Swiss, Presiden Prabowo langsung melanjutkan perjalanan untuk memenuhi undangan langsung dari Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Advertisements

Penerbangan menuju ibu kota Prancis dilakukan dengan menggunakan pesawat kepresidenan, yang lepas landas dari Bandara Internasional Zurich, Swiss, tepat pada pukul 13.51 waktu setempat. Perjalanan ini menjadi kelanjutan dari serangkaian kegiatan diplomasi aktif Indonesia di kancah global, di mana Presiden Prabowo memanfaatkan setiap momentum untuk memajukan kepentingan nasional dan memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.

Kunjungan ke Paris ini bukan sekadar kunjungan kehormatan, melainkan merupakan bagian integral dari upaya progresif untuk semakin mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis. Fokus utama dari pertemuan-pertemuan yang akan datang adalah peningkatan kerja sama strategis, khususnya pada bidang-bidang yang menjadi kepentingan bersama kedua negara. Hal ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam menjalin kemitraan yang kokoh dan saling menguntungkan dengan negara-negara berpengaruh di Eropa.

Menteri Luar Negeri Sugiono dalam keterangannya menjelaskan bahwa selama berada di Paris, Presiden Prabowo dan Presiden Macron dijadwalkan akan membahas secara mendalam berbagai perkembangan kerja sama bilateral. Selain itu, mereka juga akan meninjau dan bertukar pandangan mengenai isu-isu strategis regional dan global yang menjadi perhatian bersama. Dalam penerbangan menuju Paris, Presiden didampingi oleh putranya, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, menunjukkan dukungan penuh dari jajaran terdekatnya.

Advertisements

Momentum keberangkatan Presiden menuju Paris dilepas secara langsung oleh sejumlah pejabat tinggi Indonesia yang berada di Swiss. Mereka antara lain adalah Menlu RI Sugiono, Duta Besar RI untuk Konfederasi Swiss Y.M. I Gede Ngurah Swajaya, Wakil Tetap RI untuk PBB di Jenewa Y.M. Sidharto R. Suryodipuro, serta Atase Darat RI untuk Prancis merangkap Swiss Kol. Arm. Aji Nugroho. Kehadiran para pejabat ini menegaskan pentingnya kunjungan Presiden Prabowo ke Paris dalam bingkai diplomasi Indonesia.

Advertisements