Prabowo resmikan 218 jembatan di wilayah bencana Sumatera dan daerah terpencil

Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini meresmikan pembangunan masif 218 jembatan yang tersebar di wilayah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera, serta di berbagai daerah terpencil lainnya. Proyek infrastruktur vital ini mencakup 77 jembatan bailey, 59 jembatan Armco, dan 82 jembatan perintis, menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam pemulihan dan pemerataan akses di seluruh negeri.

Advertisements

Dalam sambutannya, Prabowo menggarisbawahi bahwa penyelesaian 218 jembatan ini dalam kurun waktu yang singkat, yakni hanya sekitar 2,5 bulan, merupakan sebuah capaian yang sangat signifikan. Menurutnya, kecepatan luar biasa dalam proyek pembangunan jembatan ini secara nyata merefleksikan kesungguhan dan dedikasi tinggi dari para prajurit TNI serta petugas di lapangan. Semangat mereka terbukti dalam memberikan bantuan vital kepada masyarakat yang wilayahnya terdampak bencana dan kawasan-kawasan yang mendambakan akses jembatan demi kelancaran aktivitas sehari-hari.

Prabowo menegaskan bahwa pembangunan ratusan jembatan ini menjadi bukti konkret kehadiran pemerintah pusat hingga ke pelosok-pelosok terkecil, termasuk di tingkat desa, dusun, dan dukuh. “Ini bukti bahwa pemerintah pusat hadir di tingkat yang terkecil sekalipun. Pemerintah Republik Indonesia tidak akan membiarkan rakyatnya dalam penderitaan dan dalam kesulitan,” ujar Prabowo dengan tegas saat menyampaikan sambutan dari kediamannya di Hambalang, Jawa Barat, pada Senin (9/3). Momen penting ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, menjangkau khalayak luas.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang tulus kepada seluruh jajaran TNI. Penghargaan tersebut ditujukan mulai dari Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), para komandan satuan, hingga setiap prajurit yang telah bekerja keras di lapangan. Sebelumnya, Prabowo menunjuk KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak sebagai Komandan Satuan Tugas Percepatan Perbaikan Jembatan dan Infrastruktur Bencana Sumatera, mengingat pengalaman dan kekuatan pasukan zeni yang dimiliki KSAD, yang memang dikenal sebagai pasukan konstruksi dan pembangunan.

Advertisements

Sebagai Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo memandang pembangunan dan renovasi jembatan ini sebagai proyek yang amat strategis karena memiliki fungsi dan dampak besar bagi masyarakat di daerah terpencil. Ia menekankan bahwa keberadaan jembatanjembatan ini akan menghapus risiko keselamatan yang selama ini dihadapi anak-anak di desa terpencil. Mereka kini tidak lagi harus menyeberangi sungai berbahaya saat pergi ke sekolah, maupun pulang dengan pakaian basah kuyup akibat melintasi aliran sungai tanpa sarana yang memadai.

“Terima kasih atas kerja keras saudara-saudara. Sekarang saya bisa tidur lebih lega karena anak-anak di desa terpencil tidak perlu lagi menyeberangi sungai dengan keadaan bahaya,” ungkap Prabowo, menyampaikan rasa syukurnya. Ia berharap, ketersediaan jembatan ini akan semakin memudahkan aktivitas belajar mengajar anak-anak di daerah terpencil, memastikan para siswa datang ke sekolah dan pulang ke rumah dengan aman dan nyaman tanpa hambatan alam.

Prabowo menutup pernyataannya dengan menegaskan filosofi di balik proyek ini: “Sesungguhnya jembatan gantung di daerah terpencil yang hanya sekian meter lebar dan panjangnya itu adalah strategis bagi pemerintahan yang saya pimpin. Kepentingan rakyat adalah yang paling utama.” Pernyataan ini menegaskan prioritas utama pemerintahannya untuk selalu mengedepankan kesejahteraan dan keselamatan seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang berada di garis depan kesulitan.

Advertisements