Emiten perbankan syariah terbesar di Indonesia, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI, resmi mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 1,51 triliun kepada para pemegang sahamnya. Keputusan strategis ini telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung pada Selasa (5/5). Dengan total tersebut, setiap pemegang saham akan menerima dividen senilai Rp 32,81 per lembar saham.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menjelaskan bahwa porsi dividen yang dibagikan mencakup 20% dari total laba bersih perusahaan tahun 2025. Sementara itu, porsi mayoritas sebesar 80% atau sekitar Rp 6,05 triliun akan dialokasikan sebagai saldo laba ditahan guna memperkuat struktur permodalan perseroan.
Dalam konferensi pers setelah RUPS, Anggoro menegaskan bahwa dividen tahun 2025 ini akan disalurkan secara proporsional. Pembayaran hanya akan dilakukan kepada pemegang saham yang namanya telah resmi terdaftar dalam daftar pemegang saham pada tanggal pencatatan yang ditentukan.
Selain fokus pada pembagian keuntungan, RUPS tersebut juga menjadi momentum penyegaran kepemimpinan dengan mengangkat sosok baru di jajaran komisaris. Salah satu nama yang resmi bergabung adalah Sigit Pramono. Selain itu, BSI juga mengangkat Muhammad Cholil Nafis, yang merupakan Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), sebagai salah satu komisaris di bank syariah milik negara tersebut.
Setelah pelaksanaan RUPS, berikut adalah susunan terbaru dewan komisaris dan direksi PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS):
Daftar Dewan Komisaris BSI (BRIS)
- Komisaris Utama: Muhadjir Effendy
- Komisaris Independen: Felicitas Tellulembang
- Komisaris: Sigit Pramono
- Komisaris: Mochammad Agus Rofiudin
- Komisaris: Kamaruddin Amin
- Komisaris Independen: Nizar Ahmad Saputra
- Komisaris Independen: Muhammad Cholil Nafis
- Komisaris Independen: Addin Jauharuddin
Daftar Dewan Direksi BSI (BRIS)
- Direktur Utama: Anggoro Eko Cahyo
- Wakil Direktur Utama: Bob Tyasika Ananta
- Direktur Retail Banking: Kemas Erwan Husainy
- Direktur Information Technology: Muharto Hadi Suprapto
- Direktur Finance and Strategy: Ade Cahyo Nugroho
- Direktur Sales and Distribution: Anton Sukarna
- Direktur Risk Management: Gradhis Helmi Harumansyah
- Direktur Wholesales Transaction Banking: Zaidan Novari
- Direktur Compliance and Human Capital: Arief Adhi Sanjaya
- Direktur Treasury and International Banking: Firman Nugraha
Ringkasan
PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) resmi memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp 1,51 triliun atau setara dengan Rp 32,81 per lembar saham. Jumlah tersebut merepresentasikan 20% dari total laba bersih perusahaan, sementara 80% sisanya dialokasikan sebagai laba ditahan untuk memperkuat permodalan bank.
Selain pembagian dividen, RUPS BSI juga melakukan penyegaran pada jajaran dewan komisaris dengan mengangkat sejumlah nama baru, termasuk Sigit Pramono dan Muhammad Cholil Nafis. Perubahan ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola dan kinerja strategis bank syariah terbesar di Indonesia tersebut ke depannya.