Kematian Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online (ojol), yang terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada Kamis (28/8) malam, memicu gelombang duka dan tuntutan keadilan. Kejadian tragis ini terjadi di sekitar lokasi demonstrasi di dekat Gedung DPR/MPR, setelah Affan menyelesaikan pesanan makanan. Pertanyaan pun muncul: apakah aplikasi ojol seperti Gojek, Grab, Maxim, dan inDrive membatasi layanan di area demonstrasi?
Grab Indonesia, melalui Chief of Public Affairs Tirza Munusamy, menyatakan bahwa layanan mereka tetap berjalan normal pada Jumat (29/8). “Seluruh layanan kami tetap berjalan normal untuk melayani masyarakat Indonesia. Jika ada kendala atau pertanyaan, bisa segera menghubungi kami atau Pusat Bantuan di aplikasi,” tegas Tirza. Hal senada disampaikan oleh Public Relation Manager Maxim Indonesia, Yuan Ofdal Khoir, yang memastikan aplikasi Maxim tetap berfungsi normal.
Gojek sendiri hingga saat ini belum memberikan komentar resmi terkait insiden tersebut. Informasi yang beredar menyebutkan Affan berada di tengah-tengah massa aksi setelah menyelesaikan pesanannya. Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional, Andi Kristiyanto, membenarkan bahwa Affan sedang online dan menerima order pada Kamis sore. “Kemungkinan besar setelah selesai (menjalankan order), almarhum hanya ikut meramaikan aksi Unras,” ungkap Andi. Baik Gojek maupun Grab, yang keduanya merupakan mitra Affan, belum memberikan tanggapan atas konfirmasi terkait hal ini.
Di tengah kesedihan yang mendalam, beredar pesan ajakan demonstrasi melalui WhatsApp yang diterima Katadata.co.id, menargetkan tiga lokasi: Brimob Kwitang (estimasi 1.500 orang), Baharkam Polri (estimasi 500 orang), dan DPR/MPR (estimasi 100-200 orang).
Keluarga Affan, melalui sang kakek, Fachrudin, menyatakan telah mengikhlaskan kepergiannya namun tetap akan mengawal proses hukum. Fachrudin berharap tidak ada korban lain dan mengajak para pengemudi ojol untuk tenang serta mendoakan Affan selama tujuh hari ke depan. Kepergian Affan telah menyulut aksi solidaritas dan ungkapan bela sungkawa dari banyak pihak, termasuk rekan-rekan ojol di Banten dan Yogyakarta.
Baca juga:
- Netizen Keluhkan Sulit Dapat Ojol, Grab dan Maxim Pastikan Layanan Normal
- Massa Kembali Geruduk Mako Brimob Kwitang Buntut Driver Ojol Dilindas Rantis
- Penjelasan Asosiasi Ojol soal Affan Terlindas Usai Mengantar Order Makanan
Ringkasan
Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, meninggal dunia setelah terlindas rantis Brimob saat demonstrasi di dekat Gedung DPR/MPR. Kejadian ini terjadi setelah ia menyelesaikan pesanan makanan, menimbulkan pertanyaan tentang pembatasan layanan ojol di area demonstrasi. Grab dan Maxim menyatakan layanan mereka tetap normal, sementara Gojek belum memberikan komentar resmi.
Keluarga Affan telah mengikhlaskan kepergiannya dan menyerahkan proses hukum kepada pihak berwajib. Beredar pesan ajakan demonstrasi menargetkan beberapa lokasi terkait insiden ini, sementara rekan-rekan seprofesi Affan menunjukkan solidaritas dan bela sungkawa. Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional menduga Affan ikut meramaikan demonstrasi setelah menyelesaikan order.