United Tractors sepakat bagi dividen Rp 5,92 triliun atau Rp 1.663 per lembar saham, cek jadwal pencairannya

Babaumma – PT United Tractors Tbk (UNTR) kembali menjadi sorotan investor dengan pengumuman pembagian dividen tunai yang signifikan. Emiten alat berat dan pertambangan ini akan membagikan dividen sebesar Rp 1.663 per lembar saham, dengan total nilai mencapai Rp 5,92 triliun, yang bersumber dari laba bersih tahun buku 2025.

Advertisements

Keputusan penting ini telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2026 yang berlangsung di Menara Astra, Jakarta, pada Kamis (16/4). Sekretaris Perusahaan United Tractors, Ari Setiawan, mengonfirmasi bahwa perusahaan berhasil membukukan laba bersih konsolidasian senilai Rp 14,8 triliun sepanjang tahun 2025. “Menyetujui penggunaan laba bersih konsolidasian Perseroan yang mencapai Rp 14,8 triliun dibagikan sebagai dividen tunai sebesar Rp 1.663 per lembar saham atau sebanyak-banyaknya Rp 5,92 triliun,” terang Ari dalam konferensi pers di lokasi tersebut.

Lebih lanjut, Ari menjelaskan bahwa jumlah dividen tunai yang diumumkan tersebut sudah mencakup dividen interim sebesar Rp 567 per saham, atau senilai Rp 2,06 triliun, yang telah dibayarkan pada 24 Oktober 2025. Dengan demikian, sisa dividen final sebesar Rp 1.096 per saham akan didistribusikan kepada para pemegang saham yang tercatat pada 28 April 2026 (tanggal pencatatan atau recording date), dan dana tersebut dijadwalkan akan cair pada 18 Mei 2026.

Namun, Ari Setiawan juga menyampaikan bahwa total dividen final yang akan dibayarkan nantinya masih berpotensi mengalami perubahan. Penyesuaian ini akan bergantung pada jumlah saham beredar, terutama seiring dengan program pembelian kembali saham atau buyback yang sedang berlangsung oleh Perseroan. “Sehubungan dengan program pembelian kembali saham atau shares buyback Perseroan yang sedang berlangsung, jumlah total dividen tunai yang dibagikan akan bergantung pada jumlah total saham yang berhak menerima dividen,” imbuhnya, menegaskan fleksibilitas dalam distribusi dividen.

Advertisements

Pembagian dividen yang substansial ini hadir di tengah kinerja keuangan UNTR tahun 2025 yang menunjukkan adanya tantangan. Berdasarkan laporan keuangan Perseroan yang dipublikasikan di keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), laba bersih UNTR tercatat sebesar Rp 14,8 triliun sepanjang 2025. Angka ini menandai penurunan sebesar 24 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, ketika laba bersih mencapai Rp 19,5 triliun.

Penurunan laba United Tractors tersebut utamanya dipengaruhi oleh beberapa faktor eksternal dan internal. Kontribusi dari segmen kontraktor penambangan melemah signifikan akibat tingginya curah hujan yang mengganggu operasional. Selain itu, kinerja segmen batu bara termal dan metalurgi juga tertekan seiring dengan tren harga jual batu bara yang lebih rendah di pasar global.

Sejalan dengan penurunan laba, pendapatan bersih konsolidasian UNTR juga terkoreksi 2 persen menjadi Rp 131,3 triliun pada 2025, dibandingkan dengan Rp 134,4 triliun pada tahun sebelumnya. Di samping itu, kinerja perusahaan juga terbebani oleh kenaikan sejumlah beban operasional. Beban penjualan, misalnya, meningkat drastis menjadi Rp 1,59 triliun dari Rp 1,05 triliun pada 2024. Sementara itu, beban umum dan administrasi juga mengalami kenaikan menjadi Rp 6,04 triliun dari Rp 5,59 triliun, yang semakin membebani profitabilitas perusahaan.

Advertisements