Xi Jinping Sebut AS Mundur, Trump Salahkan Kebijakan Joe Biden

Presiden Amerika Serikat Donald Trump memberikan respons tajam terhadap pernyataan Presiden Cina, Xi Jinping, yang sempat menyebut Amerika Serikat sebagai negara yang sedang mengalami kemunduran atau declining nation. Alih-alih membantah, Trump justru setuju dengan Xi, namun ia menegaskan bahwa penurunan tersebut hanya terjadi di bawah kepemimpinan Joe Biden.

Advertisements

Melalui platform media sosial Truth Social, Trump menyatakan bahwa Xi 100 persen benar mengenai status Amerika saat ini. Trump menilai pernyataan Xi tersebut merupakan cerminan dari dampak buruk yang dialami AS selama empat tahun masa pemerintahan Joe Biden.

Dalam unggahannya yang dikutip pada Jumat (15/5), Trump menulis, Ketika Presiden Xi dengan sangat elegan menyebut Amerika Serikat mungkin sebagai negara yang sedang mengalami kemunduran, ia merujuk pada kerusakan besar yang kami alami selama empat tahun pemerintahan Sleepy Joe Biden dan Administrasi Biden, dan dalam hal itu, ia 100% benar.

Dalam kesempatan yang sama, Trump melontarkan kritik keras terhadap berbagai kebijakan domestik pemerintahan Biden. Ia menuding serangkaian masalah, mulai dari perbatasan yang terbuka, pajak yang tinggi, meningkatnya kriminalitas, hingga kebijakan keberagaman atau DEI (Diversity, Equity, and Inclusion) sebagai faktor penyebab kemunduran tersebut. Trump dengan tegas membantah bahwa sindiran Xi ditujukan kepada kondisi Amerika di bawah kepemimpinannya sendiri.

Advertisements

Sebaliknya, Trump mengklaim bahwa Amerika kini tengah berada dalam fase kebangkitan yang luar biasa. Ia menyebutkan bahwa selama 16 bulan terakhir pemerintahannya, AS telah mencapai pasar saham tertinggi sepanjang masa, menarik investasi asing hingga US$ 18 triliun, serta mencatatkan kondisi pasar tenaga kerja terbaik dalam sejarah.

Lebih lanjut, Trump mengklaim bahwa Presiden Xi sempat memberikan apresiasi atas capaian-capaian tersebut. Bahkan, Presiden Xi memberi selamat kepada saya atas begitu banyak pencapaian luar biasa dalam waktu yang sangat singkat, tutur Trump. Ia menambahkan bahwa meskipun dua tahun lalu AS memang sempat berada dalam fase kemunduran, kondisi tersebut kini telah berubah drastis.

Sekarang, Amerika Serikat adalah negara paling bergairah di dunia, dan semoga hubungan kami dengan Cina akan semakin kuat dan lebih baik dari sebelumnya, pungkas Trump optimistis.

Saat ini, Trump tengah menjalani kunjungan kenegaraan di Cina sejak 13 hingga 15 Mei. Dalam pembicaraan yang berlangsung pada Kamis, Xi Jinping sempat menyinggung isu sensitif mengenai penjualan senjata Amerika Serikat ke Taiwan. Agenda kunjungan tersebut kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan siang kerja atau working lunch pada Jumat.

Baca juga:

  • Sudah Setahun Jalan, Danantara Jelaskan soal Belum Rilis Laporan Keuangan 2025
  • Deretan Artis Sorot Nadiem Dituntut 18 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp 6,5 T
  • Analis Sorot Danantara Soal Potensi Bakar Duit Negara di Investasi Saham GOTO

Ringkasan

Donald Trump menanggapi pernyataan Presiden Cina, Xi Jinping, yang menyebut Amerika Serikat sebagai negara yang sedang mengalami kemunduran. Trump sepakat dengan pandangan tersebut namun menegaskan bahwa penurunan kondisi negara hanya terjadi selama masa pemerintahan Joe Biden, bukan saat dirinya menjabat.

Ia mengkritik berbagai kebijakan pemerintahan Biden, mulai dari masalah perbatasan hingga kenaikan angka kriminalitas sebagai penyebab utama kemunduran tersebut. Sebaliknya, Trump mengklaim Amerika kini sedang berada dalam fase kebangkitan dan tetap optimis terhadap prospek hubungan diplomatik dengan Cina.

Advertisements