Asing net sell Rp 1,49 triliun: Ramai jual saham BBCA dan BUMI, borong BMRI

Perdagangan saham pada hari Kamis (12/2) diwarnai dengan aksi jual signifikan oleh investor asing. Tercatat, nilai transaksi jual bersih atau net sell yang dibukukan mencapai angka Rp 1,49 triliun. Fokus utama penjualan investor asing kala itu tertuju pada saham-saham unggulan seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bumi Resources Indonesia Tbk (BUMI), yang menjadi target utama pelepasan.

Advertisements

Menariknya, berdasarkan data dari Stockbit, investor asing justru mencatatkan transaksi beli bersih pada saham BBCA sebesar Rp 890,06 miliar dan BUMI senilai Rp 507,09 miliar. Kendati demikian, tekanan jual yang masif di pasar menyebabkan harga saham BBCA merosot 1,68% ke level Rp 7.325, sementara BUMI juga terkoreksi 0,73% ke posisi Rp 270.

Di sisi lain, tidak semua saham mengalami nasib serupa. Investor asing terlihat aktif memborong saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Timah Tbk (TINS). Saham BMRI dibeli bersih senilai Rp 330,59 miliar, diikuti oleh TINS dengan nilai pembelian bersih mencapai Rp 154,92 miliar. Aksi beli ini berdampak positif, mendorong harga saham BMRI naik 1% ke level Rp 5.075, sementara saham TINS bahkan melesat impresif hingga 9,97% menuju level Rp 4.190.

Kinerja pasar secara keseluruhan pada Kamis (11/2) menunjukkan Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup melemah 0,31% dan parkir di level 8.265. Dalam volume transaksi, saham BUMI dan BBCA memimpin dengan nilai perdagangan terbesar. Saham BUMI mencatatkan transaksi sebesar Rp 2 triliun, sementara BBCA membukukan nilai transaksi mencapai Rp 1,72 triliun.

Advertisements

Data perdagangan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) pada sore hari menunjukkan total nilai transaksi saham yang fantastis, mencapai Rp 23,84 triliun. Angka tersebut tercipta dari volume perdagangan sebanyak 43,26 miliar saham dengan frekuensi transaksi mencapai 3,02 juta kali. Dalam dinamika pasar, sebanyak 294 saham berhasil menguat, namun 384 saham lainnya terkoreksi, dan 144 saham memilih stagnan. Adapun kapitalisasi pasar IHSG tercatat sebesar Rp 15.026 triliun.

Pada hari Kamis (12/2), dominasi investor lokal di pasar saham sangat terasa, dengan porsi transaksi mencapai 70% dari total keseluruhan. Sementara itu, aktivitas investor asing menunjukkan pembelian sebesar Rp 6,34 triliun, namun angka penjualan mereka jauh lebih besar, yakni mencapai Rp 7,83 triliun. Selisih inilah yang menghasilkan nilai net sell sebesar Rp 1,49 triliun yang dibukukan pada hari tersebut.

Berikut adalah 10 saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing pada perdagangan Kamis (12/2):

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 890,06 miliar
  2. PT Bumi Resources Indonesia Tbk (BUMI) Rp 507,09 miliar
  3. PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 249,79 miliar
  4. PT Derma Hanwa Tbk (DEWA) Rp 136,51 miliar
  5. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 123,95 miliar
  6. PT Barito Renewable Energy Tbk (BREN) Rp 100,69 miliar
  7. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) Rp 87,33 miliar
  8. PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) Rp 76,44 miliar
  9. PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) Rp 68,45 miliar
  10. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) Rp 64,59 miliar

Advertisements