Indeks Bisnis-27 hari ini (25/2) menguat, saham INCO, NCKL, ADMR melaju

Babaumma JAKARTA – Indeks Bisnis-27 dibuka menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (25/2/2026). Sejumlah saham seperti INCO, NCKL, hingga ADMR bergerak menghijau pada perdagangan sesi pagi hari ini.

Advertisements

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama BEI dengan Harian Bisnis Indonesia dibuka menguat 0,87% ke level 551,41 pada perdagangan hari ini. Dari 27 konstituen, sebanyak 23 saham menguat, 2 melemah, dan 2 stagnan.

Penguatan harga saham dipimpin oleh PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) yang naik 5,00% ke Rp7.350, saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk. (NCKL) menguat 2,29% ke Rp1.565, dan saham PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk. (ADMR) menguat 1,98% ke Rp2.060.

: BEI Suspensi Wanteg Sekuritas (Kode Broker: AN), Intip Kondisi Keuangannya

Advertisements

Penguatan harga saham juga dialami oleh PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) yang melaju 1,89% ke Rp1.080, saham PT Mayora Indah Tbk. (MYOR) menguat 1,87% ke Rp2.180, saham PT Astra International Tbk. (ASII) menguat 1,53% ke Rp6.650, dan saham PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) menguat 1,48% ke Rp2.060.

Vale Indonesia Tbk. – TradingView

Penguatan juga dialami oleh PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang melaju 1,38% ke Rp7.325, saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) melaju 1,31% ke Rp2.320, dan saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) menguat 1,24% ke Rp2.450.

: : SinarmasAM Siapkan ETF Emas, Intip Targetnya

Sebaliknya, pelemahan harga saham dialami antara lain oleh PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) yang terkoreksi 0,38% ke Rp6.575, saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) melemah 0,73% ke Rp272, dan saham PT Dharma Satya Nusantara Tbk. (DSNG) melemah 0,36% ke Rp1.395.

Sebelumnya, Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda, menilai bahwa indeks sebetulnya masih memiliki tren bullish, dengan level 8.400 menjadi posisi resistansi psikologis. Namun, indeks diprediksi akan bergerak melemah ke level 8.230—8.150 sebelum melanjutkan tren tersebut.

: : IHSG Hari Ini (25/2) Rawan Koreksi, Intip Saham Pilihan Phintraco Sekuritas

Adapun pada perdagangan kemarin, indeks bergerak melemah 1,37% ke level 8.280. Hanya saja, net buy senilai Rp621,89 miliar di pasar reguler masih terjadi. Sentimen eksternal dinilai menjadi penggerak utama pasar kemarin, terutama menjelang pertemuan lanjutan AS—Iran serta meningkatnya ketidakpastian mengenai arah suku bunga The Fed.

”Secara teknikal, struktur tren IHSG masih berada dalam fase bullish. Area 8.400 kembali terbukti sebagai resistance psikologis dan zona distribusi jangka pendek. Indeks berpotensi menguji support minor di 8.230 hingga 8.150 sebagai area validasi sebelum melanjutkan tren. Pelaku pasar akan mencermati perkembangan negosiasi AS–Iran pekan ini, mengingat implikasinya terhadap harga saham, serta volatilitas komoditas khususnya minyak dan emas,” katanya dalam riset harian, Rabu (25/2/2026).

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Advertisements