Babaumma – JAKARTA – Pasar modal Indonesia menghadapi tekanan signifikan pekan lalu, dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah, memicu munculnya daftar sepuluh saham dengan penurunan terdalam atau top losers. Beberapa saham bahkan mencatat koreksi hingga dua digit dalam periode perdagangan 23—27 Februari 2026.
Berdasarkan data statistik dari Bursa Efek Indonesia (BEI), saham PT Satria Mega Kencana Tbk. (SOTS) menjadi yang paling tergerus, anjlok sebesar 14,86% dalam sepekan, menutup perdagangan di harga Rp1.260 per saham.
Disusul ketat oleh PT Pollux Hotels Group Tbk. (POLI) yang mengalami penurunan 14,77% menjadi Rp1.500 per saham. Sementara itu, saham PT Armada Berjaya Trans Tbk. (JAYA) tak kalah terpukul, merosot 14,68% dan berakhir pada level Rp186 per saham.
Kondisi serupa dialami oleh saham PT Sekar Bumi Tbk. (SKBM) yang turun 14,56% menjadi Rp880, serta saham BIPP yang melemah 14,42% menjadi Rp89 per saham. Penurunan-penurunan ini menggambarkan sentimen bearish yang cukup kuat pada sebagian emiten.
Secara keseluruhan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memang tercatat melemah sepanjang pekan terakhir, yakni dari 23 hingga 27 Februari 2026. Data BEI menunjukkan IHSG terkoreksi 0,44% menjadi 8.235,48, dari posisi penutupan pekan sebelumnya di level 8.271,76.
Menariknya, di tengah pelemahan IHSG, BEI melaporkan adanya peningkatan pada rata-rata nilai transaksi harian. “Peningkatan tertinggi tercatat pada rata-rata nilai transaksi harian, yaitu sebesar 25,35% menjadi Rp29,52 triliun dari Rp23,89 triliun pada pekan sebelumnya,” demikian pernyataan resmi BEI pada Sabtu (28/2/2026).
Sejalan dengan itu, rata-rata volume transaksi harian juga menunjukkan kenaikan yang signifikan, yakni 8,55%. Volume mencapai 51,02 miliar lembar saham, meningkat dari 47 miliar lembar saham pada pekan sebelumnya. Hal ini menunjukkan aktivitas perdagangan yang lebih tinggi, meski indeks bergerak turun.
Namun demikian, pelemahan IHSG turut menyeret kapitalisasi pasar BEI yang terkikis 1,03% menjadi Rp14.787 triliun pada pekan ini, dibandingkan dengan Rp14.941 triliun pada pekan lalu. Selain itu, rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami penurunan 3,72%, menjadi 2,95 juta kali transaksi dari 3,06 juta kali transaksi pada pekan sebelumnya.
Berikut adalah daftar lengkap 10 saham top losers yang paling terdampak selama periode 23—27 Februari 2026:
| Kode Saham | Harga | Perubahan |
|---|---|---|
| SOTS | 1.260 | -14,86% |
| POLI | 1.500 | -14,77% |
| JAYA | 186 | -14,68% |
| SKBM | 880 | -14,56% |
| BIPP | 89 | -14,42% |
| KOTA | 72 | -14,29% |
| MSKY | 90 | -14,29% |
| DIVA | 179 | -13,94% |
| RODA | 75 | -12,79% |
| INAI | 202 | -11,40% |
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.