[Foto] Potret kendaraan pemudik terjebak macet di ruas Tol Jakarta Cikampek

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mengonfirmasi adanya lonjakan signifikan pada arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Tercatat pada H-4, sebanyak 25 ribu kendaraan telah melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama, bergerak menuju arah timur. Peningkatan volume kendaraan ini terus terjadi secara tajam pada Rabu (18/3), mengakibatkan sejumlah besar pemudik terjebak dalam kemacetan panjang saat melintasi Jalan Tol Jakarta Cikampek, khususnya di wilayah Karawang, Jawa Barat.

Advertisements

Menyikapi kepadatan lalu lintas yang krusial ini, Jasa Marga berkoordinasi erat dengan Korlantas Polri untuk segera menerapkan strategi rekayasa lalu lintas. Salah satu langkah sigap yang diberlakukan adalah sistem lawan arah (contraflow). Skema contraflow ini diterapkan pada ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dimulai dari Km 36 hingga mencapai Km 70 Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, bertujuan untuk mengurai dan memperlancar aliran kendaraan.

Selain contraflow, upaya komprehensif lainnya untuk menjamin kelancaran mobilitas kendaraan menuju wilayah timur Trans Jawa adalah pemberlakuan rekayasa lalu lintas satu arah nasional (one way). Jalur one way ini membentang jauh, mulai dari Km 70 GT Cikampek Utama Jakarta-Cikampek hingga Km 414 GT Kalikangkung Semarang-Batang. Kebijakan ini mulai berlaku pada Rabu (18/3) pukul 10.00 WIB dan akan berlangsung hingga Jumat (20/3) pukul 00.00 WIB, diharapkan dapat secara efektif mengakomodasi volume kendaraan pemudik yang masif.

Advertisements