BI buka tukar uang Lebaran 2026, catat tanggalnya dan jangan sampai kehabisan kuota

Babaumma – Menjelang bulan suci Ramadhan, antusiasme masyarakat tak hanya terfokus pada persiapan mudik, tetapi juga pada pencarian uang baru. Tradisi berbagi amplop berisi lembaran rupiah yang masih licin dan rapi saat Lebaran atau Idulfitri telah mengakar kuat, menjadi momen yang dinanti untuk mempererat silaturahmi dan berbagi kebahagiaan.

Advertisements

Menyambut kebutuhan tersebut, Bank Indonesia (BI) kembali meluncurkan program unggulannya, Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, layanan penukaran uang baru kini sepenuhnya dilakukan melalui sistem pemesanan daring. Masyarakat diimbau untuk tidak lagi melakukan penukaran secara langsung atau dadakan, melainkan wajib mendaftar terlebih dahulu melalui platform resmi PINTAR BI.

Pemesanan Dibuka Bertahap

Menko PM Muhaimin: Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak Langsung pada Penurunan Kemiskinan

Advertisements

Untuk memastikan distribusi yang merata dan pelayanan yang optimal, Bank Indonesia telah mengatur jadwal pembukaan pemesanan penukaran uang baru secara bertahap berdasarkan wilayah. Bagi masyarakat di Pulau Jawa, akses pemesanan telah dibuka sejak 13 Februari 2026 pukul 14.00 WIB. Sementara itu, warga di luar Pulau Jawa dapat mulai mendaftar sehari setelahnya, yakni pada 14 Februari 2026 pukul 08.00 waktu setempat.

Adapun jadwal penukaran fisik uang baru yang telah dipesan akan dilaksanakan mulai tanggal 18 hingga 27 Februari 2026. Penukaran ini akan berlangsung di titik-titik kas keliling yang sebelumnya telah Anda pilih saat proses registrasi online.

Mengingat kuota penukaran uang baru sangat terbatas untuk setiap lokasi dan tanggal, masyarakat diimbau untuk tidak menunda pemesanan. Sistem PINTAR BI akan secara otomatis menutup opsi penukaran jika slot yang tersedia telah penuh, sehingga calon penukar harus menunggu periode berikutnya atau mencari lokasi lain yang masih tersedia.

Ada Batas Penukaran per Pecahan

Guna memastikan distribusi uang baru dapat berjalan lebih adil dan merata, serta untuk mencegah penumpukan yang tidak perlu, Bank Indonesia menerapkan kebijakan pembatasan jumlah maksimal lembar penukaran untuk setiap nominal pecahan. Ini merupakan langkah strategis untuk memastikan ketersediaan uang baru menjangkau lebih banyak tangan di seluruh wilayah.

Rincian batas penukaran per pecahan adalah sebagai berikut: untuk pecahan Rp 50.000 dan Rp 20.000, setiap individu dibatasi hingga 50 lembar per nominal. Sementara itu, untuk pecahan dengan nominal yang lebih kecil, mulai dari Rp 10.000 hingga Rp 1.000, jumlah maksimal penukaran yang diperbolehkan adalah 100 lembar per nominal. Skema ini dirancang khusus untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama di daerah dengan tingkat permintaan tinggi menjelang perayaan Idulfitri.

Ernando Ari Absen? Persebaya Surabaya Terancam Tanpa Empat Pemain Kunci Saat Hadapi Bhayangkara FC

Begini Cara Daftarnya

Proses pendaftaran penukaran uang baru melalui program SERAMBI 2026 dirancang agar mudah diakses dan user-friendly. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk mendaftarkan diri Anda melalui platform PINTAR BI:

  1. Kunjungi laman resmi pintar.bi.go.id. Jika trafik sedang padat, Anda mungkin akan diarahkan ke ruang antrean digital (waiting room) untuk menunggu giliran.
  2. Setelah berhasil masuk, pilih layanan “Penukaran Uang Rupiah Melalui Kas Keliling”.
  3. Tentukan provinsi dan lokasi penukaran uang baru yang Anda inginkan, kemudian pilih tanggal dan jam penukaran yang masih tersedia.
  4. Isi data diri Anda secara lengkap dan akurat sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), meliputi Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap, nomor telepon, dan alamat email aktif.
  5. Tentukan jumlah pecahan uang baru yang ingin Anda tukarkan, pastikan sesuai dengan batas maksimal yang telah ditetapkan oleh Bank Indonesia untuk setiap nominal.
  6. Lakukan konfirmasi pemesanan dan segera unduh bukti registrasi Anda.
  7. Saat tiba di lokasi penukaran pada tanggal yang telah ditentukan, pastikan Anda membawa bukti registrasi dan KTP asli untuk proses verifikasi.

Lebih Tertib, Minim Antrean

Padel Meledak di Bali, KONI Tancap Gas Bidik PON 2028 Dongkrak Sport Tourism Global

Implementasi mekanisme registrasi digital ini merupakan upaya serius Bank Indonesia untuk menciptakan proses penukaran uang baru yang lebih tertib dan efisien. Dengan sistem ini, diharapkan praktik antrean panjang dan kepadatan yang seringkali terjadi di lokasi penukaran pada tahun-tahun sebelumnya dapat diminimalisir secara signifikan.

Lebih dari itu, sistem daring ini juga memberikan kemampuan bagi BI untuk melakukan pengaturan dan distribusi uang baru secara lebih terukur dan merata di seluruh wilayah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak masyarakat. Oleh karena itu, bagi Anda yang telah menantikan momen berbagi uang baru di Hari Raya Idulfitri, segera catat jadwal pentingnya dan amankan slot penukaran Anda melalui PINTAR BI sebelum kuota habis.

Advertisements