IHSG dibuka melemah 0,15 persen ke level 6.951

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali pekan ini dengan bergerak di zona merah pada pembukaan perdagangan Senin (18/8). Berdasarkan pantauan data dari Stockbit pada pukul 09:00 WIB, indeks domestik ini tercatat melandai ke level 6.951, atau mengalami pelemahan sebesar 0,15 persen.

Advertisements

IHSG

Pada menit-menit awal perdagangan, IHSG terkoreksi dari posisi penutupan sebelumnya yang berada di level 6.971,95. Aktivitas pasar pagi ini mencatatkan volume perdagangan mencapai 923,67 juta lembar saham dengan total nilai transaksi sebesar Rp265,83 miliar. Sementara itu, frekuensi transaksi di lantai bursa tercatat telah dilakukan sebanyak 63,60 ribu kali.

Kurs Rupiah

Advertisements

Beriringan dengan pergerakan saham, nilai tukar rupiah terpantau bergerak stagnan terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mengacu pada data Stockbit, mata uang Garuda masih tertahan di level Rp17.363 per dolar AS, tidak menunjukkan perubahan signifikan dari posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Bursa Asia

Kondisi pasar modal Indonesia ini terjadi di tengah dinamika pasar regional yang menunjukkan tren bervariasi. Berdasarkan data yang dihimpun dari Stockbit dan Yahoo Finance, mayoritas bursa saham di kawasan Asia bergerak fluktuatif pada pembukaan perdagangan pagi ini:

  • Indeks Nikkei 225 di Jepang berhasil menguat 0,16 persen ke level 59.379,12.
  • Indeks Hang Seng di Hong Kong mengalami tekanan, turun 0,58 persen ke level 25.945,75.
  • Indeks SSE Composite di China terkoreksi tipis sebesar 0,0051 persen ke posisi 4.107,30.
  • Indeks Straits Times di Singapura juga melemah 0,18 persen menuju level 4.915,59.

Ringkasan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 0,15 persen ke level 6.951 pada perdagangan Senin pagi. Aktivitas pasar mencatat volume perdagangan sebesar 923,67 juta lembar saham dengan total nilai transaksi mencapai Rp265,83 miliar. Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terpantau stagnan pada posisi Rp17.363.

Kondisi pasar domestik ini terjadi di tengah dinamika bursa Asia yang bergerak variatif dan fluktuatif. Indeks Nikkei 225 terpantau menguat, sedangkan indeks Hang Seng, SSE Composite, dan Straits Times mengalami pelemahan. Pergerakan IHSG tersebut mengikuti tren koreksi yang terjadi pada mayoritas bursa saham di kawasan regional.

Advertisements