
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sukses menutup sesi perdagangan pertama pada Rabu (25/2) di zona hijau, memberikan sinyal positif bagi pasar modal Indonesia. Keberhasilan ini menunjukkan resiliensi di tengah dinamika ekonomi terkini.
Berdasarkan data terkini dari Stockbit, IHSG menanjak 49,3 poin atau setara 0,59 persen, memarkir posisinya pada level 8.330,13. Pencapaian ini menandai kinerja yang solid di pertengahan pekan, menarik perhatian para investor dan pelaku pasar.
Aktivitas perdagangan di bursa terpantau cukup ramai. Tercatat nilai transaksi mencapai Rp 16,69 triliun dengan volume perdagangan saham sebesar 31,40 miliar lembar dan total frekuensi transaksi sebanyak 1,74 juta kali. Dalam sesi ini, sebanyak 319 saham berhasil menguat, sementara 329 saham anjlok, dan 169 saham lainnya menunjukkan pelemahan.
Beberapa saham mencuri perhatian sebagai yang paling aktif dari segi volume dan nilai transaksi. Di antaranya adalah BUMI (Bumi Resources), BIPI (Astrindo Nusantara Infrastruktur), dan BUVA (Bukit Uluwatu Villa), menunjukkan minat besar dari para pelaku pasar terhadap sektor-sektor tersebut.
Di ranah pasar valuta asing, mata uang rupiah menunjukkan sinyal kebangkitan yang melegakan. Data dari Bloomberg mengindikasikan bahwa nilai tukar rupiah naik tipis 29 poin atau 0,17 persen, berada di level Rp 16.800 per Dolar AS, sedikit meredakan tekanan sebelumnya.
Berikut adalah rincian detail pergerakan saham yang menjadi sorotan pada perdagangan siang ini, meliputi saham-saham dengan kinerja terbaik, terburuk, serta saham-saham dengan nilai dan volume transaksi terbesar:
Top Gainers
-
SCNP (Selaras Citra Nusantara Perkasa) naik 46 poin (27,71%) ke 212
-
TOOL (Rohartindo Nusantara Luas) naik 17 poin (25,76%) ke 83
-
KONI (Perdana Bangun Pusaka) naik 450 poin (25,00%) ke 2.250
-
CARS (Industri dan Perdagangan Bintraco Dharma) naik 20 poin (21,28%) ke 114
-
KAQI (Jantra Grupo Indonesia) naik 14 poin (17,95%) ke 92
Top Losers
-
INDS (Indospring) turun 265 poin (14,97%) ke 1.505
-
DAAZ (Daaz Bara Lestari) turun 490 poin (11,92%) ke 3.620
-
SSTM (Sunson Textile Manufacture) turun 130 poin (11,76%) ke 975
-
IDEA ( Idea Indonesia Akademi) turun 15 poin (10,00%) ke 135
-
MGLV (Panca Anugrah Wisesa) turun 400 poin (9,80%) ke 3.680
Top Value
-
BUMI (Bumi Resources) senilai Rp 1,23 triliun
-
BIPI (Astrindo Nusantara Infrastruktur) senilai Rp 1,12 triliun
-
BUVA (Bukit Uluwatu Villa) senilai Rp 641,71 miliar
-
INKP (Indah Kiat Pulp & Paper) senilai Rp 618,60 miliar
-
BBCA (Bank Central Asia) senilai Rp 521,49 miliar

Top Volume
-
BUMI (Bumi Resources) sebanyak 45,56 juta lembar
-
BIPI (Astrindo Nusantara Infrastruktur) sebanyak 38,20 juta lembar
-
ASHA (Cilacap Samudera Fishing Industry) sebanyak 19,42 juta lembar
-
PADI (Minna Padi Investama Sekuritas) sebanyak 10,97 juta lembar
-
YELO (Yelooo Integra Datanet) sebanyak 9,98 juta lembar
Bursa Asia
Sementara itu, panorama bursa regional Asia secara keseluruhan menunjukkan performa yang positif. Data yang dikumpulkan dari Stockbit dan Yahoo Finance memperlihatkan mayoritas indeks bursa utama di Asia mengakhiri sesi perdagangan di zona hijau.
Indeks Nikkei 225 di Jepang melonjak 0,74% ke level 57.695,40. Senada, Indeks Hang Seng di Hong Kong menguat 0,58% mencapai 26.745,20, dan Indeks SSE Composite di China terapresiasi 1,20% ke 4.166,72. Hanya Indeks Straits Times di Singapura yang sedikit melemah 0,12% ke 5.014,11, menandakan variasi dinamika di pasar regional.