
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri sesi I perdagangan hari Selasa (24/2) dengan tekanan yang signifikan, ditandai oleh penutupan di zona merah. Berdasarkan data terkini yang dihimpun dari Stockbit, indeks komposit tersebut mencatat koreksi sebesar 21,42 poin atau setara 0,26%, sehingga parkir di level 8.374.
Sentimen negatif di pasar saham ini tercermin dari aktivitas perdagangan yang mencatatkan nilai transaksi sebesar Rp 12,70 triliun, dengan total volume mencapai 28,83 miliar saham dan frekuensi perdagangan sebanyak 1,87 juta kali. Lebih lanjut, gambaran pasar menunjukkan dominasi saham-saham yang melemah; tercatat 417 saham mengalami penurunan harga, berbanding terbalik dengan 237 saham yang berhasil menguat, sementara 162 saham lainnya memilih untuk stagnan.
Sejalan dengan pelemahan di pasar saham domestik, nilai tukar rupiah juga tidak mampu menahan tekanan di pasar valuta asing. Berdasarkan data yang dirilis oleh Bloomberg, mata uang Garuda ini harus kehilangan 30 poin atau sekitar 0,18 persen, menempatkannya pada posisi Rp 16.832 per Dolar AS.
Di tengah gelombang pelemahan pasar yang terjadi, beberapa emiten berhasil mencatatkan kinerja cemerlang dan menjadi daya tarik investor. Berikut adalah daftar saham-saham dengan kenaikan tertinggi atau Top Gainers pada sesi ini:
-
AIMS (Artha Mahiya Investama) naik 106 poin (25,00%) ke 530
-
SKBM (Sekar Bumi) naik 265 poin (24,88%) ke 1.330
-
MEGA (Bank Mega) naik 1.020 poin (24,70%) ke 5.150
-
TFAS (Telefast Indonesia) naik 56 poin (24,56%) ke 284
-
YELO (Yelooo Integra Datanet) naik 26 poin (20,47%) ke 153
Sebaliknya, tekanan jual yang kuat membuat sejumlah saham harus terjerembab dalam daftar Top Losers hari ini. Inilah emiten-emiten yang mengalami koreksi harga paling dalam:
-
INDS (Indospring) turun 310 poin (14,90%) ke 1.770
-
APLI (Asiaplast Industries) turun 48 poin (11,76%) ke 360
-
RMKO (Royaltama Mulia Kontraktorindo) turun 80 poin (9,20%) ke 790
-
ASLI (Asri Karya Lestari) turun 34 poin (8,81%) ke 352
-
KOCI (Kokoh Exa Nusantara) turun 17 poin (8,76%) ke 177
Aktivitas perdagangan juga menunjukkan konsentrasi nilai transaksi pada beberapa saham unggulan. Berikut adalah saham-saham dengan nilai transaksi terbesar:
-
BIPI (Astrindo Nusantara Infrastruktur) senilai Rp1,01 triliun
-
BUMI (Bumi Resources) senilai Rp775,86 miliar
-
PTRO (Petrosea) senilai Rp459,99 miliar
-
ANTM (Aneka Tambang) senilai Rp433,35 miliar
-
BMRI (Bank Mandiri (Persero)) senilai Rp427,87 miliar
Tak hanya nilai, volume perdagangan juga menjadi indikator menarik minat investor. Berikut adalah emiten-emiten yang paling banyak diperdagangkan berdasarkan volume saham:
-
BIPI (Astrindo Nusantara Infrastruktur) sebanyak 36,12 juta lembar
-
YELO (Yelooo Integra Datanet) sebanyak 26,98 juta lembar
-
BUMI (Bumi Resources) sebanyak 26,77 juta lembar
-
PADI (Minna Padi Investama Sekuritas) sebanyak 14,21 juta lembar
-
GOTO (GoTo Gojek Tokopedia) sebanyak 11,57 juta lembar
Menengok pergerakan pasar di kawasan Asia, data yang dihimpun dari Stockbit dan Yahoo Finance hingga siang hari ini menunjukkan tren yang bervariasi. Mayoritas indeks regional cenderung melemah, mencerminkan sentimen pasar yang beragam:
-
Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 0,19% ke 56.764,14
-
Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 0,62% ke 26.913,68
-
Indeks SSE Composite di China naik 1,16% ke 4.129,78
-
Indeks Straits Times di Singapura turun 0,32% ke 5.016,08