IHSG Anjlok Ikuti Tren Global, Ini Penjelasan Resmi Bos BEI
IHSG anjlok 1,85% ke 6.599,24 akibat sentimen global saat libur bursa. BEI sarankan investor fokus pada fundamental dan strategi investasi sesuai risiko.
IHSG anjlok 1,85% ke 6.599,24 akibat sentimen global saat libur bursa. BEI sarankan investor fokus pada fundamental dan strategi investasi sesuai risiko.
Pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal melemahnya nilai tukar rupiah atas dollar Amerika Serikat (AS) bertujuan untuk menenangkan masyarakat.
IHSG melemah 1,85% ke 6.599,24 akibat sentimen negatif MSCI dan rupiah, tetapi saham TLKM dan PTBA tetap kuat.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons permintaan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta bank pelat merah untuk menyediakan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga maksimal 5%
XPeng mengakuisisi 90,1% saham PT Era Industri Otomotif dari ERAL, memperkuat posisinya di industri kendaraan listrik Indonesia. Transaksi ini mendukung kolaborasi strategis jangka panjang.
Apa dampak rupiah melemah? Simak penjelasan lengkap mengenai dampak rupiah melemah terhadap harga pangan, biaya produksi, dan investasi.
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG babak belur hingga anjok 4,18% ke Rp 6.442 pada perdagangan intraday hari ini, Senin (18/5) pukul 10.29 WIB.
BI berperan penting dalam menjaga stabilitas pangan nasional guna mengendalikan inflasi dan daya beli masyarakat di tengah ancaman ketidakpastian global dan perubahan iklim.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jeblok 2,82% atau 189 poin ke Rp 6.533 pada perdagangan intraday pukul 9.22 WIB hari ini, Senin (18/5). Indeks telah anjlok 24,58% sejak awal tahun
IHSG turun 3% setelah MSCI mengeluarkan 18 saham RI, memicu arus keluar asing dan tekanan jual. Faktor eksternal seperti inflasi AS dan konflik Iran memperburuk situasi.