
Babaumma – , JAKARTA — Pasar modal Indonesia memulai perdagangan hari ini, Selasa (3/3/2026), dengan sinyal positif. Indeks Bisnis-27 dibuka perkasa di zona hijau, mencatat penguatan ke level 553,87. Kinerja positif ini utamanya didorong oleh performa cemerlang saham-saham unggulan seperti PTBA, ADRO, dan BUMI yang bergerak di sektor energi dan pertambangan.
Menurut data resmi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks yang merupakan hasil kerja sama dengan harian Bisnis Indonesia ini tercatat dibuka pada level 533,87 di zona hijau, menunjukkan awal perdagangan yang optimis. Sepanjang sesi pagi, Indeks Bisnis-27 bergerak dinamis dalam rentang 532,17 hingga 536,14, mencerminkan aktivitas pasar yang cukup aktif.
Dari 27 konstituen yang membentuk indeks ini, mayoritas saham menunjukkan kinerja mengesankan. Sebanyak 21 saham berhasil dibuka di zona hijau, menegaskan sentimen positif pasar. Sementara itu, hanya dua saham yang terpantau stagnan, dan empat saham lainnya harus menghadapi tekanan dengan dibuka di zona merah, menunjukkan distribusi performa yang didominasi oleh penguatan.
Beberapa emiten menjadi penopang utama penguatan Indeks Bisnis-27 pagi ini. PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) memimpin kenaikan dengan melesat 4,36%, atau setara 120 poin, ke level Rp2.870 per saham. Disusul oleh PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) yang juga membukukan kenaikan signifikan 4,15%, diperdagangkan pada level Rp2.510 per saham.
Selain kedua saham tersebut, emiten lain yang turut berkontribusi pada penguatan indeks adalah BUMI yang melonjak 4,03% ke level Rp258. Saham BRPT menguat 3,04% mencapai Rp1.865 per saham, dan PGEO menutup daftar saham penguat dengan kenaikan 2,29% ke level Rp1.115 per saham.
: Harga Emas Antam Hari Ini (3/3) Turun, Dibanderol Rp3,12 Juta per Gram
Namun, di tengah gelombang kenaikan, beberapa saham mengalami tekanan jual. Saham MEDC tercatat rontok 2,76% ke level Rp1.940. Penurunan juga dialami oleh INCO yang turun 2,39% ke level Rp7.150, serta ANTM yang melemah 1,95%, diperdagangkan pada Rp4.520 per saham.
Secara lebih luas, momentum positif juga menyelimuti Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). IHSG dibuka menguat pada Selasa (3/3/2026), menembus level 8.059. Sepanjang awal perdagangan, indeks acuan ini bergerak dalam rentang 8.023 hingga 8.074, menandakan pergerakan yang dinamis di seluruh pasar.
Tercatat, sebanyak 313 saham berhasil menguat, sementara 231 saham melemah, dan 159 saham lainnya terpantau bergerak stagnan. Kondisi ini mengukuhkan kapitalisasi pasar IHSG pada posisi Rp14.435 triliun, mencerminkan nilai pasar yang solid di awal pekan.
Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.