Ekonomi Sumsel Diprediksi Tumbuh Kuat Berkat Komoditas dan Investasi
Bank Indonesia memproyeksikan ekonomi Sumsel tumbuh 5-5,8% di 2026, didorong investasi, daya beli, dan harga komoditas, meski ada risiko global dan domestik.
Bank Indonesia memproyeksikan ekonomi Sumsel tumbuh 5-5,8% di 2026, didorong investasi, daya beli, dan harga komoditas, meski ada risiko global dan domestik.
Bank Indonesia mencatat ekonomi Jakarta tumbuh 5,59% di kuartal I/2026, didorong permintaan domestik, investasi, dan sektor perdagangan.
BI Kepri waspadai dampak ketegangan AS-Iran pada harga energi dan inflasi di Batam, berpotensi ganggu logistik dan ekspor-impor, namun untungkan komoditas.
Seskab Teddy, Menko Airlangga dan menteri terkait menggelar rapat koordinasi pengendalian inflasi jelang Ramadan.
Pemerintah membatalkan cukai minuman berpemanis (MBDK) hingga 2026, memberi angin segar bagi saham konsumer meski tantangan daya beli tetap ada.
Keputusan suku bunga The Fed dinilai akan mempengaruhi kinerja emiten farmasi Indonesia pada 2026, dengan fluktuasi rupiah menjadi tantangan utama.
Emiten peritel seperti MDIY, ACES, dan ERAA memanfaatkan momentum belanja akhir tahun untuk meningkatkan penjualan dengan strategi diskon dan promosi. Meskipun daya beli masyarakat lemah, momen Natal dan Tahun Baru diharapkan mendongkrak kinerja mereka.
BI mempertahankan suku bunga 4,75% untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Apindo pun memberikan tanggapan.
Manulife fokus pada saham fundamental solid di sektor finansial, konsumer, dan blue chip, memanfaatkan tren IHSG positif dan valuasi menarik untuk reksa dana saham.
Penurunan BI Rate ke 5% di 2025 diprediksi meningkatkan kredit multifinance. CNAF optimis menyalurkan Rp9,5 triliun, didukung momentum GIIAS dan daya beli naik.