IHSG Melemah 0,56% Sepekan, Simak Pergerakan Indeks di Level 6.127
IHSG turun 0,56% ke 6.127,38 pada 25-29 Mei 2026. Kapitalisasi pasar naik 0,88% ke Rp10.729 triliun. Transaksi harian naik 30,37%, meski frekuensi dan volume turun.
IHSG turun 0,56% ke 6.127,38 pada 25-29 Mei 2026. Kapitalisasi pasar naik 0,88% ke Rp10.729 triliun. Transaksi harian naik 30,37%, meski frekuensi dan volume turun.
IHSG anjlok 1,85% ke 6.599,24 akibat sentimen global saat libur bursa. BEI sarankan investor fokus pada fundamental dan strategi investasi sesuai risiko.
IHSG melemah 1,85% ke 6.599,24 akibat sentimen negatif MSCI dan rupiah, tetapi saham TLKM dan PTBA tetap kuat.
Bursa Efek Indonesia libur 14-15 Mei 2026, buka kembali 18 Mei. IHSG dan kapitalisasi pasar melemah selama pekan sebelumnya.
Investor asing Babaumma buy Rp11,42 triliun berkat akuisisi 51% saham MAPI oleh Pacific Universal, meski IHSG turun 2,86% ke level 6.969,39.
IHSG diprediksi melemah pekan ini, saham nikel dan CPO jadi andalan di tengah sentimen global. Rekomendasi saham: AADI, LSIP, SSIA.
Indeks Bisnis-27 turun 0,38% ke 469,16 pada 28 April 2026, dipicu pelemahan saham JPFA, AMRT, dan DSNG. IHSG juga melemah 0,48% ke 7.072,39.
IHSG melemah 6,61% pekan ini, dengan DSSA dan BREN masuk daftar top losers. Investor asing jual bersih Rp42,809 triliun.
IHSG turun 3,38% pada 24 April 2026 karena sentimen global dan aksi profit taking. Saham BBCA, BUMI, dan lainnya melemah. IHSG dalam fase konsolidasi.
Sejumlah saham konglomerat mengalami penurunan signifikan seiring kejatuhan IHSG. Meski begitu analis menilai belum ada risiko trading halt yang terdeteksi.