Indeks Bisnis-27 Menguat, Saham AMRT, MEDC, dan MIKA Jadi Pendorong Utama
Indeks Bisnis-27 menguat 0,71% ke 427,60 pada 2 Juni 2026, didorong saham AMRT, MEDC, dan MIKA. Sebanyak 11 saham naik, 13 turun, dan 3 stagnan.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,71% ke 427,60 pada 2 Juni 2026, didorong saham AMRT, MEDC, dan MIKA. Sebanyak 11 saham naik, 13 turun, dan 3 stagnan.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,53% ke 449,41 pada 21 Mei 2026, dipimpin saham TAPG, INKP, dan MIKA. IHSG diperkirakan bergerak variatif di tengah sentimen RAPBN 2027.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah 2,05% ke 450,37 pada 18 Mei 2026, namun saham ASII, MEDC, dan CPIN tetap menguat. Fokus pasar pada MSCI rebalancing.
Indeks Bisnis-27 dibuka melemah ke level 480,86, dipengaruhi oleh penurunan saham ANTM, BRMS, dan KLBF.
Indeks Bisnis-27 naik 1,09% ditopang saham AMRT, MAPI, JPFA. Total transaksi Rp7,317 triliun. Inflasi April 2,42% YoY, surplus perdagangan US$3,32 miliar.
Indeks Bisnis-27 naik 0,53% pada 29 April 2026, didorong saham INCO, ASII, dan BUMI. Kenaikan ini terjadi di tengah sentimen geopolitik dan kebijakan fiskal pemerintah.
Indeks Bisnis-27 turun 0,38% ke 469,16 pada 28 April 2026, dipicu pelemahan saham JPFA, AMRT, dan DSNG. IHSG juga melemah 0,48% ke 7.072,39.
Indeks Bisnis-27 menambah 8 saham baru, termasuk MBMA dan BRMS, untuk periode Mei-Oktober 2026, meningkatkan daya tarik dan peluang investasi bagi investor.
Bursa Efek Indonesia mengumumkan perubahan Indeks Bisnis-27 berlaku Mei-Oktober 2026, dengan saham baru AKRA, BRMS, ICBP, MBMA, PGAS, TAPG.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat 0,18% ke 502,66 pada 20 April 2026, dipimpin saham DSNG, TLKM, dan PGEO. Sentimen positif pasar global mendukung penguatan ini.