
Peta persaingan industri kendaraan listrik (EV) di Indonesia kembali mengalami perubahan signifikan. XPeng, pabrikan mobil listrik asal China, resmi melangkah lebih jauh dengan mengakuisisi mayoritas saham di PT Era Industri Otomotif (EIDO), sebuah entitas manufaktur yang berada di bawah naungan PT Sinar Eka Selaras Tbk. (ERAL) atau Erajaya Active Lifestyle.
Langkah strategis ini menandai babak baru dalam kolaborasi antara Erajaya Group dan XPeng untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional. Melalui pengambilalihan ini, XPeng kini memegang kendali penuh atas lini produksi dan perakitan kendaraan listrik di dalam negeri.
Meski terjadi perubahan struktur kepemilikan di level manufaktur, manajemen menegaskan bahwa operasional bisnis secara keseluruhan tetap berjalan seperti biasa. Berdasarkan dokumen resmi perseroan, aktivitas distribusi, penjualan, hingga layanan purna jual XPeng di Indonesia tidak terdampak oleh transaksi ini.
“Seluruh kegiatan operasional XPeng di Indonesia saat ini masih dijalankan oleh PT Era Inovasi Otomotif (EIVO) dan PT Era Dealer Otomotif (EDOO). Kedua entitas tersebut tetap menjadi bagian dari portofolio bisnis perseroan sehingga tidak ada perubahan signifikan dari sisi layanan ke konsumen,” tulis dokumen resmi yang diterima kumparan pada Selasa (19/5/2026).

Fokus utama dari restrukturisasi ini terletak pada entitas EIDO yang mengelola kegiatan produksi dan perakitan kendaraan listrik. Pasca transaksi yang dinyatakan sah secara hukum pada 13 Mei 2026 tersebut, XPeng resmi menguasai 90,1 persen saham EIDO. Pengesahan ini dilakukan melalui akta notaris yang telah mendapatkan persetujuan resmi dari Kementerian Hukum Republik Indonesia, termasuk pencatatan perubahan data serta anggaran dasar perusahaan.
Sebelum aksi korporasi ini dilakukan, EIDO hampir sepenuhnya dikuasai oleh Erajaya dengan porsi kepemilikan sebesar 99,99 persen. Setelah pengalihan saham terjadi, porsi kepemilikan perseroan kini menyusut menjadi 9,9 persen, sementara kendali mayoritas beralih sepenuhnya ke tangan XPeng.

Proses peralihan saham tersebut dilaksanakan melalui dua tahapan sistematis. Pertama, pengalihan sebagian kecil saham dari pemegang individu kepada perseroan. Tahap kedua dilanjutkan dengan pengalihan mayoritas saham dari perseroan kepada XPeng, yang sekaligus menobatkan XPeng sebagai pengendali utama dalam lini manufaktur kendaraan listrik mereka di Indonesia.
Bagi Erajaya Group, langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mempererat kemitraan dengan XPeng. Fokus kolaborasi ini tidak hanya terbatas pada perakitan kendaraan, tetapi juga mencakup pengembangan teknologi serta solusi mobilitas cerdas yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar otomotif Indonesia.
Lebih lanjut, sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kapabilitas manufaktur nasional secara signifikan. Ekspansi ini juga menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik nasional yang saat ini masih berada dalam fase awal, sekaligus mempertegas komitmen kedua belah pihak dalam menghadirkan solusi transportasi masa depan bagi masyarakat Indonesia.
Ringkasan
XPeng secara resmi mengakuisisi 90,1 persen saham PT Era Industri Otomotif (EIDO) dari PT Sinar Eka Selaras Tbk. (Erajaya Group). Langkah strategis ini memberikan kendali penuh kepada XPeng atas lini produksi dan perakitan kendaraan listrik di Indonesia. Transaksi ini telah disahkan secara hukum oleh Kementerian Hukum Republik Indonesia per tanggal 13 Mei 2026.
Meskipun terjadi perubahan kepemilikan di sektor manufaktur, operasional distribusi, penjualan, dan layanan purna jual tetap berjalan normal melalui PT Era Inovasi Otomotif (EIVO) dan PT Era Dealer Otomotif (EDOO). Kolaborasi ini bertujuan untuk mempererat kemitraan jangka panjang dalam pengembangan teknologi serta memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional di Indonesia.