BUMI, TLKM, BMRI Seret Indeks Bisnis-27 Turun: Analisis & Prospek

Bisnis.com, JAKARTA — Pasar modal Indonesia kembali diwarnai sentimen negatif. Indeks Bisnis-27 tercatat ditutup di zona merah pada perdagangan Kamis (27/11/2025), terperosok bersama sejumlah saham unggulan seperti BUMI, TLKM, dan BMRI yang membebani kinerja indeks.

Advertisements

Berdasarkan data yang dirilis Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kolaborasi dengan harian Bisnis Indonesia ini mengalami penurunan signifikan sebesar 1,56% menjadi 548,80. Sepanjang hari, pergerakan indeks terpantau berada dalam rentang 547,04 hingga 558,13, mengindikasikan tekanan jual yang kuat.

Dari total 27 konstituen yang membentuk Indeks Bisnis-27, mayoritas saham harus rela mengakhiri perdagangan di zona negatif. Tercatat, hanya empat saham yang berhasil bertahan di zona hijau, satu saham stagnan, sementara 22 saham lainnya ambruk di zona merah.

: IHSG Ditutup di Zona Merah, Saham BUMI, BBRI, hingga INET jadi Pemberat

Advertisements

Salah satu saham yang paling terpukul adalah kongsi Grup Bakrie dan Salim, PT Bumi Resources Tbk. (BUMI), yang ditutup merosot tajam 6,92% ke level Rp242 per saham. Penurunan ini menjadikan saham BUMI sebagai kontributor utama pelemahan pada indeks kali ini.

Pelemahan serupa turut dialami oleh raksasa telekomunikasi, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), yang sahamnya terkikis 4,03% menuju level Rp3.570 per saham pada penutupan perdagangan hari ini.

: Merger Tujuh BUMN Karya Molor, Dony Danantara: Problem Keuangan Mereka Dalam

Selain BUMI dan TLKM, beberapa konstituen penting lainnya juga tak luput dari tekanan jual. Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), yang juga sering menjadi sorotan di TradingView, anjlok 3,28% ke level Rp4.860. Tak hanya itu, saham DSNG melemah 2,69% ke level Rp1.630, dan ADMR tertekan 2,68% menjadi Rp1.270 per saham.

Di tengah merosotnya Indeks Bisnis-27, performa pasar secara keseluruhan yang tercermin pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menunjukkan tren negatif.

Pada penutupan perdagangan Kamis (27/11/2025) sore, IHSG ditutup melemah 0,65% ke level 8.545,86, melanjutkan tekanan jual yang dominan sepanjang hari. Aktivitas perdagangan terpantau sangat aktif dengan total 51,9 miliar saham berpindah tangan, mencapai nilai transaksi sebesar Rp27,69 triliun. Kapitalisasi pasar IHSG tercatat pada posisi Rp15.693 triliun.

: Risau Ekonom Soal Potong Tiga Nol di Belakang Rupiah (Redenominasi) yang Didengungkan Purbaya

Rincian pergerakan saham menunjukkan bahwa sentimen negatif lebih dominan. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, sebanyak 382 saham melemah, jauh melampaui 283 saham yang menguat. Sementara itu, 144 saham lainnya terpantau bergerak stagnan.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Ringkasan

Indeks Bisnis-27 ditutup di zona merah pada perdagangan Kamis, 27 November 2025, mengalami penurunan sebesar 1,56%. Penurunan ini disebabkan oleh pelemahan sejumlah saham unggulan, di antaranya BUMI yang merosot tajam 6,92%, TLKM yang terkikis 4,03%, dan BMRI yang anjlok 3,28%. Dari 27 konstituen indeks, mayoritas saham ditutup negatif.

Secara keseluruhan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ditutup melemah sebesar 0,65% ke level 8.545,86. Aktivitas perdagangan terpantau aktif dengan total 51,9 miliar saham berpindah tangan, mencapai nilai transaksi sebesar Rp27,69 triliun. Sentimen negatif mendominasi dengan lebih banyak saham yang melemah dibandingkan yang menguat.

Advertisements