BBCA, BFIN Bagi Dividen Interim Akhir Tahun: Cek Jadwal & Keuntungannya!

Babaumma – JAKARTA – Menjelang akhir tahun, kabar gembira datang bagi para investor. Sejumlah emiten jasa keuangan terkemuka di Indonesia siap memanjakan pemegang sahamnya dengan pembagian dividen interim. Bank Central Asia (BBCA), BTPN Syariah (BTPS), dan BFI Finance (BFIN) menjadi deretan nama yang telah mengumumkan jadwal dan nilai dividen interim mereka, menandai periode yang menguntungkan bagi para pemilik modal.

Advertisements

Salah satu emiten yang bergerak di sektor multifinance, BFI Finance (BFIN), mengumumkan komitmennya untuk membagikan dividen interim senilai Rp35 per saham. Keputusan strategis ini diambil berdasarkan hasil rapat direksi yang diselenggarakan pada 28 November 2025. Bagi para pemegang saham, perlu dicatat bahwa dividen tersebut akan diperuntukkan bagi mereka yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada 12 Desember 2025 pukul 16.00 WIB. Adapun jadwal pembayaran dividen interim ini akan dilakukan pada 18 Desember 2025, dengan tanggal cum dividend di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 10 Desember 2025.

: Proyeksi Kinerja Emiten Multifinance Boy Thohir & Jerry Ng (BFIN) yang Bersiap Tebar Dividen Interim

Pembagian dividen BFIN ini bukan tanpa alasan, melainkan didukung oleh kinerja keuangan yang solid hingga kuartal III/2025. Perseroan berhasil mencatatkan laba setelah pajak sebesar Rp1,17 triliun, menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 4,7% (year on year/YoY). Efisiensi operasional BFI Finance tercermin dari rasio Return on Asset (ROA) yang mencapai 7,7% dan Return on Equity (ROE) sebesar 14,7%, menegaskan fundamental yang kuat.

Advertisements

Pertumbuhan kinerja tersebut juga didorong oleh ekspansi pembiayaan baru yang signifikan. Dari Januari hingga September 2025, BFIN berhasil membukukan pembiayaan baru senilai Rp16,4 triliun, meningkat sebesar 15,2% (YoY). Alhasil, total piutang pembiayaan yang dikelola (managed receivables) turut melonjak 13,0% YoY menjadi Rp26,0 triliun. Total aset perseroan juga menunjukkan peningkatan sebesar 5,5% YoY, mencapai Rp25,4 triliun. Secara khusus, piutang pembiayaan modal kerja BFI Finance mencapai Rp14,8 triliun, naik 15,5% YoY, menandakan kepercayaan pasar yang terus tumbuh.

Beralih ke sektor perbankan, raksasa bank swasta di Indonesia, Bank Central Asia (BBCA), juga tidak ketinggalan dalam membagikan dividen interim untuk tahun buku 2025. Pengumuman resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin, 24 November 2025, menegaskan keputusan ini didasari oleh Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BCA pada 12 Maret 2025 dan persetujuan Direksi serta Dewan Komisaris. BCA akan mendistribusikan dividen interim tunai sebesar Rp55,00 per saham untuk kinerja periode 1 Januari hingga 30 September 2025.

: Bank Central Asia Tbk. – TradingView

Secara keseluruhan, total dividen interim yang akan digelontorkan oleh bank swasta terbesar di Indonesia tersebut mencapai angka fantastis, yakni Rp6,77 triliun. Dana ini akan dibagikan kepada pemegang saham yang terdaftar dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perseroan pada 4 Desember 2025 pukul 16.00 WIB (Record Date). Jadwal pembayaran dividen interim tunai ini ditetapkan pada 22 Desember 2025. Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim, sebelumnya menjelaskan bahwa pembagian dividen interim telah menjadi rutinitas tahunan perseroan, yang secara konsisten dilakukan pada bulan Desember.

“Setiap tahun sudah beberapa tahun terakhir BCA selalu membagikan dividen interim, biasanya itu di bulan Desember. Jadi, sampai saat ini belum kita sampaikan, tapi memang dalam beberapa tahun terakhir ini kita selalu memberikan dividen interim sebelum akhir tahun,” ujar Vera dalam paparan kinerja keuangan kuartal III/2025, Senin (20/10/2025).

Vera juga menegaskan konsistensi kebijakan dividen BCA, dengan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio/DPR) yang mencapai sekitar 68% hingga tahun lalu. Angka ini tergolong sangat tinggi dan kompetitif di industri perbankan, menunjukkan komitmen kuat BCA terhadap pengembalian nilai kepada pemegang saham.

Tak hanya BCA, BTPN Syariah (BTPS) turut meramaikan daftar emiten perbankan yang menebar dividen interim. BTPS telah menetapkan pembagian dividen interim sebesar Rp39,5 per saham untuk tahun buku 2025. Penetapan ini merujuk pada Laporan Keuangan Interim perseroan per 30 September 2025, serta keputusan sirkuler direksi dan dewan komisaris yang menunjukkan kinerja positif bank syariah tersebut.

: BTPN Syariah (BTPS) Buka Peluang Bagi Dividen hingga 60% dari Laba Tahun Ini

Bagi investor BTPS, recording date untuk dividen interim ini jatuh pada 1 Desember 2025, artinya hanya pemegang saham yang terdaftar hingga penutupan perdagangan hari tersebut yang berhak menerima pembagian dividen. Saham BTPN Syariah akan memasuki periode cum dividend di pasar reguler dan negosiasi pada 27 November 2025, diikuti oleh pasar tunai pada 1 Desember 2025. Sementara itu, periode ex dividend untuk pasar reguler dan negosiasi akan dimulai pada 28 November 2025, dan untuk pasar tunai pada 2 Desember 2025.

: Bunga Deposito Bank Digital (Jago, Allo Bank, Seabank Cs) Terbaru Desember 2025

Pembayaran dividen interim BTPN Syariah dijadwalkan pada 18 Desember 2025, dengan mekanisme melalui Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) bagi pemegang saham yang menyimpan saham dalam penitipan kolektif. Adapun pemegang saham warkat akan menerima dividen melalui transfer langsung ke rekening bank terdaftar.

Ringkasan

Beberapa emiten jasa keuangan, seperti BBCA, BFIN, dan BTPS, mengumumkan pembagian dividen interim menjelang akhir tahun. BFI Finance (BFIN) akan membagikan dividen interim sebesar Rp35 per saham kepada pemegang saham yang terdaftar pada 12 Desember 2025, dengan pembayaran pada 18 Desember 2025. Keputusan ini didukung oleh kinerja keuangan yang solid, dengan laba setelah pajak mencapai Rp1,17 triliun hingga kuartal III/2025.

Bank Central Asia (BBCA) juga akan membagikan dividen interim tunai sebesar Rp55,00 per saham, dengan total Rp6,77 triliun, kepada pemegang saham yang terdaftar pada 4 Desember 2025 dan pembayaran pada 22 Desember 2025. BTPN Syariah (BTPS) menetapkan dividen interim sebesar Rp39,5 per saham, dengan recording date pada 1 Desember 2025 dan pembayaran dijadwalkan pada 18 Desember 2025.

Advertisements