Purbaya optimistis IHSG awal pekan tak ‘kebakaran’: sistem bursa kuat, fundamental ekonomi solid

Babaumma – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tampil menenangkan gejolak di pasar saham Indonesia, menegaskan bahwa bursa domestik tidak akan mengalami ‘kebakaran’ atau kekacauan signifikan pada awal pekan ini. Pernyataan ini muncul menyusul kekhawatiran publik yang sempat merebak akibat kabar pengunduran diri sejumlah pejabat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Menurut Purbaya, ketakutan tersebut bersifat berlebihan dan tidak memiliki dasar yang kuat.

Advertisements

“Mengapa masyarakat dilanda ketakutan? Kekhawatiran mereka tertuju pada potensi kekacauan dalam manajemen bursa ketika ada yang memutuskan untuk mundur. Namun, perlu ditekankan bahwa sistem yang telah terbangun di BEI sudah sangat mapan dan berfungsi dengan baik,” ujar Purbaya dari Wisma Danantara, Jakarta, dalam keterangan yang dikutip pada Minggu (1/2).

Ia menjelaskan lebih lanjut, Bursa Efek Indonesia (BEI) telah dilengkapi dengan sistem tata kelola yang kokoh serta mekanisme otomatis yang memastikan roda organisasi tetap berputar secara normal. Apabila seorang direktur mengundurkan diri, proses penggantian dapat segera dilakukan dan diisi dari jajaran direksi yang sudah ada, sehingga tidak menimbulkan kekosongan atau gangguan operasional yang berarti.

Pemerintah Bakal Sikat Praktik Saham Gorengan Pasca Trading Halt 2 Hari yang Berujung Mundurnya Pejabat OJK-BEI

Advertisements

“Tersedia sistem otomatis yang mampu langsung menggantikan direktur yang ada, dan mekanisme ini telah terbukti berjalan efektif. Kondisi ini menjadi bukti kuat bahwa sistem kami sudah sangat tangguh, sehingga tidak akan ada gangguan yang mengancam stabilitas bursa,” tegas Purbaya, menepis segala bentuk keraguan yang mungkin muncul.

Dengan kondisi fundamental yang demikian, Purbaya meyakini bahwa para pelaku pasar pada akhirnya akan kembali mengalihkan fokus mereka pada faktor utama yang sesungguhnya, yaitu fundamental ekonomi nasional yang solid. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melakukan berbagai perbaikan di berbagai sektor, demi menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia agar semakin kuat.

“Setelah menyadari stabilitas ini, mereka pasti akan mencermati fundamental. Fundamental ekonomi Indonesia sangat positif, dan kami terus berupaya memperbaikinya. Prospek ke depan akan semakin cemerlang,” jelasnya, menyuarakan optimisme.

Lebih jauh, Menteri Keuangan Purbaya bahkan menyuarakan keyakinannya bahwa pertumbuhan ekonomi nasional tahun ini berpotensi terdorong hingga mendekati angka 6 persen. Dengan proyeksi pertumbuhan yang begitu menjanjikan tersebut, ia sangat yakin kinerja pasar modal Indonesia seharusnya akan bergerak ke arah yang lebih positif.

Dua Macan Persija Jakarta ke Arema FC! Rio Fahmi dan Hansamu Yama Merapat ke Singo Edan

“Seharusnya bursa akan mengalami kenaikan. Jadi, Anda tidak perlu khawatir berlebihan. Tidak akan ada ‘kebakaran’, justru pasar pasti akan naik,” ungkap Purbaya, berupaya meredakan kecemasan publik dengan keyakinan penuh.

Ia juga menyinggung posisi indeks saham yang saat ini masih berada pada level yang relatif rendah jika dibandingkan dengan potensi jangka menengahnya. Menurut Purbaya, kondisi tersebut justru membuka ruang kenaikan yang masih sangat luas bagi pasar saham. “Sekarang indeks masih di level 83, yang berarti ruang untuk terus naik ke depan masih terbuka lebar. Dalam siklus bisnis, dari titik terendah hingga mencapai puncaknya, indeks bisa melambung hingga tiga sampai empat kali lipat,” terangnya, menggambarkan potensi pertumbuhan yang besar.

Meskipun peluang risiko selalu menjadi bagian tak terpisahkan dalam investasi, Purbaya menilai probabilitas terjadinya risiko besar sangat kecil. Ia menekankan bahwa fondasi ekonomi yang kuat, respons kebijakan yang cepat dan adaptif dari Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta tidak adanya kekacauan signifikan di pasar, menjadi modal penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pasar modal yang lebih pesat di masa mendatang.

“Peluang risiko memang selalu ada, namun saya pribadi berpendapat peluangnya sangat kecil. Fondasi ekonomi kita sangat bagus, dan kebijakan dari bursa maupun OJK sangat cepat tanggap. Ini adalah modal yang sangat kuat untuk kita. Ke depan, kondisi pasar akan tetap dinamis, namun tren kenaikan masih terbuka lebar,” pungkas Purbaya, mengakhiri pernyataannya dengan nada keyakinan yang kuat.

Advertisements