NASA akan izinkan astronot bawa ponsel pintar ke luar angkasa

National Aeronautics and Space Administration alias NASA memutuskan untuk mengizinkan astronotnya membawa ponsel pintar atau smartphone dalam misi ke luar angkasa. Aturan ini berlaku untuk misi Artemis II yang dijadwalkan lepas landas pada bulan depan.

Advertisements

Misi Artemis II diproyeksikan menjadi saksi sejarah pengambilan gambar orbit bulan pertama menggunakan smartphone. Proyek ini merupakan misi berawak pertama ke bulan sejak berakhirnya program Apollo 17 pada 1972.

Sebelum pengumuman ini, Badan Antariksa Amerika Serikat ini membatasi perangkat pribadi di luar angkasa. Selama ini, NASA hanya menyetujui peralatan terbatas seperti kamera DSLR.

Namun, pekan lalu, Administrator NASA Jared Isaacman mengumumkan melalui media sosial terkait kebijakan baru di mana astronot diperbolehkan membawa smartphone. “Kami memberi kru kami alat untuk mengabadikan momen spesial bagi keluarga mereka dan berbagi gambar dan video yang menginspirasi dengan dunia,” kata Isaacman dikutip dari Quartz, Senin (9/2).

Advertisements

NASA mengharapkan kebijakan ini bisa untuk memaksimalkan untuk melayani kepentingan sains dan penelitian bernilai tinggi. “Urgensi operasional itu akan sangat bermanfaat bagi NASA saat kami mengejar sains dan penelitian bernilai tinggi di orbit dan di permukaan bulan,” kata Isaacman.

Ini adalah langkah yang mungkin tidak penting bagi sebagian orang. Namun, NASA menganggap langkah tersebut melampaui batas kenyamanan biasanya yang diterapkan kepada astronotnya.

Sebelum ini, kamera terbaru yang diizinkan pada misi Artemis II adalah DSLR Nikon keluaran 2016. Selama bertahun-tahun, para astronaut menggunakan tablet untuk berbicara dengan anggota keluarga dan terhubung secara online.

Meskipun ini adalah yang pertama bagi NASA, penyedia penerbangan luar angkasa komersial swasta sebelumnya pernah mengizinkan penumpang untuk membawa ponsel pintar. Hal ini diperbolehkan dalam penerbangan selama hampir satu dekade. Isaacman sendiri membawanya, salah satunya dalam penerbangan SpaceX pada 2024.

Proyek Artemis II akan menawarkan beberapa latar belakang pemandangan yang tidak dimiliki penerbangan komersial ke luar angkasa sebelumnya. Penerbangan ini akan mengirim para astronaut ke orbit bulan, membawa lebih jauh dari bumi daripada yang pernah dicapai siapapun.

Advertisements