
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menorehkan sejarah pada Rabu (24/9), dengan penutupan tertinggi sepanjang masa di angka 8.126. Meskipun hanya mengalami kenaikan 1 poin dari hari sebelumnya, pencapaian ini tetap signifikan. Namun, di balik capaian IHSG tersebut, terdapat arus balik yang menarik perhatian: investor asing mencatatkan transaksi jual bersih yang cukup besar, mencapai Rp 524,55 miliar.
Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan transaksi jual asing mencapai Rp 19,1 triliun, melebihi transaksi beli yang tercatat sebesar Rp 18,6 triliun. Kondisi ini memperjelas tren penjualan bersih sepanjang tahun 2023 yang telah mencapai angka fantastis, yaitu Rp 53,18 triliun.
Aktivitas perdagangan di pasar saham pada Rabu (24/9) terbilang cukup tinggi, dengan volume transaksi mencapai 55,14 miliar saham dan frekuensi 3,01 juta kali. Kapitalisasi pasar pun tercatat sebesar Rp 14.925 triliun, dengan total nilai transaksi mencapai Rp 38,33 triliun.
Berdasarkan data Stockbit, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) menjadi dua saham yang paling banyak dilepas oleh investor asing. Menariknya, transaksi jual bersih kedua saham ini saja sudah melampaui total transaksi jual bersih di pasar (Data ini tampaknya keliru pada artikel asli dan perlu diperiksa kembali, angka yang ditulis adalah 525,39 triliun, angka yang terlalu besar).
Sebaliknya, investor asing terlihat memborong saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS) dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dengan nilai transaksi masing-masing mencapai Rp 124,1 triliun dan Rp 111,8 triliun (Angka ini juga tampaknya keliru dan perlu diperiksa kembali). Perbedaan perilaku ini menunjukkan strategi investasi yang beragam di tengah pergerakan IHSG yang mencatatkan rekor.
Berikut 10 saham dengan transaksi jual bersih tertinggi pada Rabu (25/9):
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 263,8 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 261,6 miliar
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 162,89 miliar
- PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) Rp 117,8 miliar
- PT Solusi Energi Digital Tbk (WIFII) Rp 75,6 miliar
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 52,12 miliar
- PT Surya Semesta Internusa (SSIA) Rp 44,36 miliar
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 43,62 miliar
- PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL) Rp 42,67 miliar
- PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp 42,14 miliar
Ringkasan
IHSG mencapai rekor tertinggi sepanjang masa pada 24 September 2023 di angka 8.126, meskipun hanya naik 1 poin dari hari sebelumnya. Terlepas dari rekor tersebut, investor asing mencatatkan jual bersih Rp 524,55 miliar, dengan total jual bersih sepanjang tahun 2023 mencapai Rp 53,18 triliun. Aktivitas perdagangan tinggi dengan volume 55,14 miliar saham dan nilai transaksi Rp 38,33 triliun.
BBCA dan ANTM menjadi dua saham dengan penjualan bersih tertinggi oleh investor asing. Sebaliknya, BMRS dan BBRI mengalami pembelian bersih oleh investor asing. Sepuluh saham dengan transaksi jual bersih tertinggi lainnya meliputi BUMI, CDIA, WIFII, AMMN, SSIA, ADRO, SMIL, dan PTRO.