
Kasus penipuan digital selama Ramadan tahun lalu meningkat hingga 34,7%, berdasarkan Data State of Scams in Indonesia: 2025 Report. Praktik penipuan ini dengan 89% terjadi melalui WhatsApp dan 64% melalui panggilan telepon.
Menghadapi tantangan ini, Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3 menyiapkan fitur terbaru dalam layanan SATSPAM+ (Satuan Anti Scam dan Spam). Fitur terbaru ini merupakan perlindungan WhatsApp Call pertama di Indonesia.
“Kami ingin pelanggan bisa lebih tenang untuk fokus beribadah, bekerja, dan berbagi tanpa harus khawatir terhadap risiko penipuan digital,” kata Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison Bilal Kazmi dalam pernyataan tertulisnya, Kamis (12/2).
Bilal menjelaskan, sejak diluncurkan pada Agustus 2025, aktivasi SATSPAM+ telah bertumbuh secara masif. Hal ini menunjukkan bahwa perlindungan dari scam dan spam bukan lagi fitur tambahan, tetapi kebutuhan utama.
Baca juga:
- WhatsApp Luncurkan Fitur Lindungi Pengguna dari Kejahatan Orang Tak Dikenal
- Elon Musk dan Bos Telegram Sebut WhatsApp Tidak Aman
Pada momen Ramadan tahun ini, IM3 menghadirkan Paket Ramadan SATSPAM+. Dengan adanya program ini, seluruh pelanggan otomatis mendapatkan perlindungan tanpa biaya tambahan.
Pilihannya mencakup:
- Paket unggulan 150GB/28 hari seharga Rp 150 ribu dan 300GB/28 hari seharga Rp 200 ribu.
- Paket harian hingga mingguan: 20GB/3 hari Rp 20 ribu, 30GB/5 hari Rp 30 ribu, hingga 75GB/10 hari Rp 50 ribu.
Khusus pelanggan IM3 Platinum, perlindungan SATSPAM+ sudah termasuk di dalam layanan pascabayar ini.
Bilal mengatakan, layanan SATSPAM+ bekerja secara real-time untuk melindungi pelanggan dari ancaman penipuan melalui SMS, panggilan reguler, dan WhatsApp Call. Layanan ini didukung oleh teknologi AIvolusi5G yang menggabungkan kecanggihan AI dan kekuatan 5G.
“Fitur ini tidak hanya menghadirkan deteksi otomatis tetapi juga opsi pemblokiran nomor mencurigakan, serta laporan harian yang dapat dipersonalisasi,” ujar Bilal.