Indeks Bisnis-27 ditutup melemah, saham MEDC hingga BUMI ke zona merah
Indeks Bisnis-27 melemah 0,01% ke 483,09 pada 31 Maret 2026, dipicu penurunan saham MEDC, BUMI, dan JPFA, sementara IHSG turun 0,61% ke 7.048,22.
Indeks Bisnis-27 melemah 0,01% ke 483,09 pada 31 Maret 2026, dipicu penurunan saham MEDC, BUMI, dan JPFA, sementara IHSG turun 0,61% ke 7.048,22.
Saham Garuda Indonesia (GIAA) melonjak 15,07% setelah keluar dari Papan Pemantauan Khusus BEI, menandai kembalinya ke pasar reguler.
Perdagangan saham di BEI akan dibuka kembali besok, Rabu (25/3/2026), usai libur panjang untuk momen Nyepi dan Idulfitri 2026.
OJK menargetkan lebih banyak saham Indonesia masuk indeks global MSCI dan FTSE dengan meningkatkan free float dari 7,5% menjadi 15% untuk meningkatkan investabilitas dan likuiditas pasar.
Verah yang dikenal sebagai mantan pengendali serta Komisaris Utama PT Remala Abadi Tbk. (DATA) itu terpantau memborong sebanyak 70,62 juta lembar saham TAMA.
Mengacu pada data kepemilikan saham di atas 1% yang dirilis KSEI, selain Feisal Hamka, ada nama Fitria Yusuf dan Farid Hamka yang juga menggenggam saham CMNP.
Potensi investor saham di Sumut besar, transaksi tembus Rp26T awal 2026. Edukasi pasar modal diperluas ke 33 daerah, target naik 10% dengan galeri baru.
OJK menegaskan demutualisasi BEI meningkatkan transparansi dan menarik minat IPO, menghindari konflik kepentingan, dan membuka akses pendanaan baru.
Indeks Bisnis-27 dibuka menguat di level 553,87 pada 3 Maret 2026, didorong saham PTBA, ADRO, dan BUMI. IHSG juga menguat ke level 8.059.
Saham BNBR dan MEGA bersinar berkat aksi korporasi, dengan BNBR naik 76,86% dan MEGA naik 40,28% dalam sepekan. Aksi ini melibatkan rights issue dan pembagian saham bonus.