Batavia Prosperindo (BPII) terima dividen dari anak usaha Rp28,72 miliar
Batavia Prosperindo International (BPII) menerima dividen Rp28,72 miliar dari anak usaha untuk tahun buku 2025, memperkuat posisi keuangan awal 2026.
Batavia Prosperindo International (BPII) menerima dividen Rp28,72 miliar dari anak usaha untuk tahun buku 2025, memperkuat posisi keuangan awal 2026.
Indeks Bisnis-27 menguat 0,87% ke 551,41 pada 25 Februari 2026, dipimpin saham INCO, NCKL, dan ADMR. Sebanyak 23 dari 27 saham menguat.
Pasar saham Indonesia diuji dengan kebijakan peningkatan free float dari 7,5% ke 15%.
Absennya IPO BUMN pada 2026 dinilai tidak akan mengganggu likuiditas pasar modal, seiring dengan fokus bursa pada penguatan struktur kedalaman pasar.
Dividen jumbo emiten blue chip belum cukup menahan arus keluar dana asing dari pasar saham Indonesia, meski prospek fundamental tetap solid di 2025.
Bursa Efek Indonesia buka kembali 18 Februari 2026 setelah libur Imlek. IHSG dibuka menguat, didorong stimulus ekonomi dan konsumsi musiman.
Absennya BUMN dalam daftar antrean IPO sepanjang 2026 dinilai menjadi peluang emas bagi emiten swasta dan kelompok konglomerasi.
PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) kini dikendalikan oleh Nirwan Dermawan Bakrie dan Anthony Salim. Kepemilikan saham BUMI oleh Chengdong Investment Corp. menurun signifikan.
Pertemuan BEI dan MSCI sinyalkan perbaikan pasar saham Indonesia, menarik minat investor global dengan reformasi struktural dan peningkatan transparansi.
PT Jakarta International Hotels & Development Tbk. (JIHD) mengungkapkan bahwa Sugianto Kusuma dan Tomy Winata sebagai pemilik manfaat perseroan.