IHSG uji resistance 7.300-7.350, cermati saham BBNI hingga ASII
IHSG diprediksi uji resistance 7.300-7.350 didorong koreksi harga minyak. Perhatikan saham BBNI, BBCA, UNVR, ISAT, ASII. Cadangan devisa RI turun.
IHSG diprediksi uji resistance 7.300-7.350 didorong koreksi harga minyak. Perhatikan saham BBNI, BBCA, UNVR, ISAT, ASII. Cadangan devisa RI turun.
Rencana Bank Indonesia menghentikan operasi moneter selama Lebaran berisiko memicu gejolak rupiah saat pasar buka kembali. Risiko utama berasal dari pasar global.
Bank Indonesia menegaskan bahwa penurunan outlook kredit Indonesia oleh Fitch Ratings tidak mencerminkan pelemahan ekonomi RI, yang tetap kuat dan stabil.
Rupiah diprediksi melemah hingga Rp16.890 per dolar AS. BI dan Menkeu Purbaya optimis stabilisasi moneter dan fiskal akan menguatkan rupiah dalam dua minggu.
Bank Indonesia fokus pada kebijakan pro-pertumbuhan di 2025, menurunkan BI Rate 125 bps, namun Rupiah melemah hingga 16.700 per USD, dan arus modal asing keluar Rp131,38 triliun.
IMF, JCR, dan OECD memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 di bawah 5% karena lemahnya permintaan eksternal dan tarif impor AS. Pemerintah optimis mencapai 5,2% dengan stimulus ekonomi.
IHSG diproyeksi lanjut koreksi pada Selasa (9/9/2025) setelah melemah 1,28% ke level 7.766,85 akibat kekhawatiran pasar terhadap reshuffle kabinet.
Bank Indonesia memproyeksikan defisit transaksi berjalan 2025 di kisaran 0,5-1,3% PDB, didukung surplus modal dan finansial serta persepsi positif investor.